
AMBON,Nunusaku.id,- Tiga Nelayan asal Pulau Banda Kabupaten Maluku Tengah yang mengalami hilang kontak beberapa hari lalu di sekitar perairan Laut Banda akhirnya ditemukan Rabu (12/6).
Ketiga nelayan itu ialah Rusdi Laucen (34), La Bambang (29) dan Rudi Ahmad (43) ditemukan tim SAR gabungan di Pulau Molana Kecamatan Saparua.
Sebelumnya, upaya pencarian terhadap ketiga nelayan itu terus dilakukan sedari hari pertama hingga hari ketiga, meski ditengah cuaca buruk.
Menggunakan longboat masyarakat, tim SAR gabungan bergerak menuju beberapa titik koordinat sesuai perhitungan sar Maps guna melaksanakan Operasi Pencarian yakni 4° 55.110’S 128° 38.660’E, 4° 3.950’S 128° 38.660’E dan 4° 3.950’S 129° 34.270’E.
Hingga kemudian pukul 11.58 WIT, tim SAR gabungan mendapat informasi dari keluarga korban, bahwa ketiganya berhasil ditemukan masyarakat nelayan di sekitar perairan Pulau Molana-Saparua dalam keadaan selamat.
“Alhamdulillah syukur karena seluruh korban selamat dan berhasil dievakuasi nelayan setempat ke RSUD Saparua guna mendapat perawatan lebih lanjut,” tandas Kepala Basarnas Ambon, Muhamad Arafah, Rabu (12/6).
Ketiga korban diakuinya, berhasil ditemukan dengan jarak -+ 79 NM dari lokasi tim SAR gabungan.
Sebelumnya, ketiga nelayan itu pergi melaut dengan 1 unit Longboat sejak 9 Juni dari Desa Walling hendak menuju Pulau Ay.
Namun hingga Senin 10 Juni, ketiga nelayan tak kunjung kembali. Diduga mereka hanyut di sekitar perairan Pulau Banda akibat rusaknya mesin longboat.
“Saya berharap agar para nelayan bijak dalam mengambil keputusan dalam melakukan aktivitas kelautan mengingat perairan Maluku dan sekitarnya sedang memasuki cuaca buruk,” harapnya. (NS)



