Hewan Kurban di Ambon Dijamin Sehat & Bebas PMK
IMG-20250603-WA0052

AMBON,Nunusaku.id,- Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan Ketapang) Kota Ambon mengintensifkan pemeriksaan terhadap seluruh hewan kurban.

Hal itu dilakukan demi menjamin kesehatan dan keamanan hewan dari ancaman penyakit menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kepala Distan dan Ketapang Kota Ambon, Muhammad Abdul Aziz, menegaskan sejauh ini tidak ditemukan kasus PMK pada hewan kurban yang berada di wilayah Kota Ambon.

“Semua hewan kurban yang masuk ke Kota Ambon telah melalui pemeriksaan ketat oleh tim kami. Hasilnya, tidak ada hewan yang terindikasi membawa penyakit berbahaya, termasuk PMK,” ujar Aziz, Rabu (4/6/25).

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh di berbagai titik lokasi penampungan hewan kurban, seperti di Kebun Cengkeh, Wara, Lorong Putri, Waiheru, dan Laha.

Menurut Aziz, lokasi-lokasi tersebut menjadi pusat distribusi utama hewan kurban menjelang hari raya.

“PMK ini penyakit yang cepat menular, apalagi jika hewan berasal dari luar daerah seperti Pulau Seram atau bahkan luar Maluku. Maka dari itu, semua hewan yang masuk ke penampungan langsung diperiksa kondisi kesehatannya,” jelasnya.

Meski tidak ada pos penjagaan khusus di pintu masuk Kota Ambon, pengawasan menurut dia, perlu diperketat di lokasi-lokasi pengumpulan.

Selain itu, pemeriksaan juga akan dilakukan pada hari H di Masjid-masjid, terutama terhadap hewan yang tidak melalui jalur penampungan resmi.

“Biasanya hewan yang dibeli secara pribadi oleh warga baru kami periksa saat akan dipotong di Masjid. Namun berdasarkan pengalaman, kasus penyakit menular pada hewan kurban di Ambon nyaris tidak pernah terjadi,” imbuhnya.

Aziz menambahkan, hingga saat ini kondisi hewan kurban yang dikelola pemerintah kota sepenuhnya dalam keadaan sehat.

“Baru-baru ini kami telah memeriksa sekitar 40 ekor hewan kurban, dan semuanya lolos pemeriksaan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.

Ia juga memastikan, penyakit kolera babi yang sempat mencuat di penghujung tahun lalu tidak berdampak ke wilayah Ambon dan tidak memengaruhi populasi hewan kurban.

Dengan pengawasan ketat yang dilakukan sejak dini, Pemerintah Kota Ambon berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah kurban dengan tenang, nyaman, dan tanpa rasa was-was.

“Kami pastikan hewan kurban yang beredar di Ambon dalam kondisi sehat. Mari kita sambut Idul Adha dengan semangat ibadah dan kepedulian terhadap kesehatan hewan,” pungkasnya. (NS-02)

Views: 2
Facebook
WhatsApp
Email