
AMBON,Nunusaku.id,- DPD KNPI Maluku menggagas dialog publik “milenial bicara infrastruktur; antara harapan dan tantangan”, Senin (28/10). Dialog itu bertepatan dengan momentum peringatan hari sumpah pemuda ke-69 tahun 2024.
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku, M. Iqbal Tamher yang baru dipercaya memimpin institusi itu, didapuk sebagai salah satu narasumber dialog, bersama perwakilan dari PT PLN Persero wilayah Maluku dan Ketua OKK KNPI Maluku, Hamid Fakaubun.
Tamher mengapresiasi dialog publik itu. Sebab menunjukkan perhatian dan keseriusan pemuda/i di Maluku terhadap persoalan yang terjadi di masyarakat, terutama persoalan infrastruktur yang memang menjadi hal mendasar guna menunjang aktivitas pemerintahan dan pelayanan masyarakat.
“Saya setuju dan apresiasi pemuda pakai cara dialog seperti ini. Tadi banyak saya sudah sampaikan bahwa konteks yang paling besar itu gapnya ada di konektivitas khusus akses di jalan-jalan daerah,” tandas Tamher.
Dikatakan, untuk jalan nasional memang masih ada banyak pekerjaan rumah (PR) tapi tidak seprioritas jalan daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota.
“Sempat kita diskusi bahwa beberapa pulau yang masih terisolir itu terutama di daerah Seram Bagian Timur (SBT), coba kita dorong akses dari koridor Werinama menuju Air Nanang, itu masih terputus. Terus dari Werinama menuju Banggoi,” jelasnya.
Selain di SBT, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) juga akui Tamher, masih terisolir dari akses jalan, sehingga menjadi atensi pihaknya. Terutama daerah Piru ke Kecamatan Huamual Belakang yaitu ke Luhu dan Lokki.
“Disana harus kita bantu untuk membuka keterisoliran masyarakat. Demikian pula di Buru juga. Jalan dari Leksula ke Teluk Bara, pesisir selatan di Kayeli itu harus kita buka. Guna menunjang pusat-pusat ekonomi,” urainya.
“Juga banyak di Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat yang masih harus kita lihat. Sebab disana menjadi batas langsung dengan negara lain. Dan potensi sumberdaya alam besar,” akunya.
Peran pemuda dalam hal-hal ini menurut dia sangat penting. Sebab yang menentukan negeri ini kedepan adalah pemuda. Sehingga harus memiliki pola pikir yang sama untuk provinsi Maluku kedepan harus maju dan berkembang. (NS)



