Hari ke-59 Pimpin Maluku, Gubernur Panen Jagung & Tanam Perdana Padi di Hatusua-SBB
InShot_20250420_000605039

AMBON,Nunusaku.id,- Bertepatan dengan hari ke-59 memimpin Maluku, Gubernur Hendrik Lewerissa berkesempatan lakukan panen Jagung Hibrida dan tanam perdana Padi Gogo di Desa Hatusua, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Sabtu (19/4/25).

Panen Jagung Hibrida dan penanaman Padi Gogo diatas lahan seluas 12 hektar itu sebagai bentuk menjaga ketahanan pangan hasil kerjasama Kelompok Tani (Poktan) bersama Pemerintah Negeri dan BPD Hatusua, Kodim 151/SBB, Dinas Pertanian SBB, serta berbagai elemen termasuk anggota DPRD fraksi Gerindra.

Gubernur katakan, penanaman Padi Gogo dan panen Jagung Hibrida menjadi moment penting untuk pemerintah Indonesia dalam menjaga ketahanan pangan.

Apalagi ditengah kondisi dunia yang lagi bergejolak dengan kebijakan Presiden USA, membuat dunia kacau, termasuk negara ini.

“Tetapi ditengah kondisi seperti ini, katong harus memberi apresiasi kepada kelompok tani, kelompok nelayan, peternak yang berinisiatif membuka lahan kosong menjadi lahan produktif. Karena hanya dengan ketahanan pangan saja, katong bisa bertahan,” jelas Gubernur.

“Katong tidak tahu besok-besok apa yang terjadi dengan ketegangan dunia saat ini, kalau kita tidak siap, ketika terjadi konflik, Indonesia bisa mengimpor beras dari negara luar, tidak akan pernah bisa. Covid-19 menjadi pelajaran buat katong semua. Katong hanya bisa berdiri diatas kaki sendiri,” tuturnya.

Untuk itu, menurut Gubernur gerakan yang dilakukan Kelompok Tani (Poktan) Hatusua Maju bersama pihak terkait, harus didukung bahkan perlu difasilitasi oleh pemerintah.

“Kalau ada Poktan yang secara swadaya mengarap lahan produktif, lalu menjadi lahan menghasilkan seperti jagung, padi, palawija dan sebagainya, pemerintah wajib hukumnya dukung. Kalau tidak memberi bantuan, paling tidak beri asistensi,” pinta Lewerissa.

Walau tidak membawa apa-apa, Gubernur mengaku melalui aparaturnya yang hadir, baik itu Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta pimpinan OPD lain bisa melakukan apa yang harus pemerintah Provinsi lakukan untuk membantu petani di Hatusua khususnya.

“Terima kasih, walau beta punya jadwal padat, tetapi beta putuskan hadir di Hatusua. Sebab beta berkeyakinan, kedatangan beta sebagai Gubernur dapat memberi inspirasi dan dorongan moral kepada petani di Hatusua,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati SBB Asri Arman akui, panen Jagung Hibrida dan panen Padi Gogo merupakan kepedulian pemerintah provinsi dalam mendukung proses pembangunan di Kabupaten SBB, terutama di sektor pertanian dan perkebunan.

“Dengan terlaksananya kegiatan ini semoga menjadi momentum bagi kita bersama Pemprov untuk meningkatkan kualitas pertanian, perkebunan di Kabupaten SBB,” tandas mantan anggota DPRD Maluku itu.

Di moment yang juga dihadiri Ketua TP-PKK Maluku, Maya Baby Lewerissa itu, Gubernur berkesempatan menyerahkan bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) berupa benih jagung kepada Poktan usaha maju Kamariang, Poktan Omega Piru. Benih padi Gogo kepada Poktan Hole Hatusua, Poktan Tunas Harapan Dusun Olas, Desa Lokki. Bantuan Saprodi (Pethisida dan Herbisida) kepada Poktan Suka Makmur Rumahkay.

Selain itu, diserahkan pula bantuan dari Kementan melalui Badan Perakitan Moderisasi Pertanian (BPMP) perwakilan Maluku, berupa alat penanaman multi fungsi padi Gogo kepada Poktan Hatusua Maju. (NS)

Views: 59
Facebook
WhatsApp
Email