Gubernur Maluku-Yayasan Alfatah Sepakat Sholat Idul Fitri di Lapangan Merdeka
IMG-20260307-WA0028

AMBON,Nunusaku.id,- Sikap inklusif sebagai kepala daerah yang berada untuk semua kalangan masyarakat terus ditunjukkan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa.

Salah satunya dengan menerima kunjungan dewan pembina dan pengurus Yayasan Al-fatah Ambon di ruang kerjanya, Jum’at (6/3/26).

Pertemuan Gubernur dan Yayasan Alfatah berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan guna mematangkan rencana digelarnya sholat Idul Fitri di lapangan Merdeka Ambon.

Gubernur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Al-Fatah atas berbagai program keagamaan yang selama ini dijalankan serta dukungan yang diberikan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku.

“Terima kasih kepada Yayasan Al-Fatah yang telah membantu Pemprov Maluku. Saya juga sangat mengapresiasi berbagai program keagamaan yang dimiliki yayasan, dan semoga semuanya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Gubernur.

Gubernur berharap, kunjungan silaturahmi tersebut dapat semakin mempererat hubungan persaudaraan serta memperkuat semangat kebersamaan ditengah masyarakat Maluku.

“Perjumpaan ini maupun kesepakatan Sholat Idul Fitri di Lapangan Merdeka sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga nilai persaudaraan dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat di Maluku,” jelas Lewerissa.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Al-Fatah, Abidin Wakanno menyebut, selain mematangkan rencana Sholat Idul Fitri, pihak yayasan juga menyampaikan pesan bahwa bulan suci Ramadhan jadi momentum penuh berkah untuk meningkatkan kualitas iman dan takwa, sekaligus memperkuat solidaritas sosial ditengah masyarakat.

“Ramadhan dan Idul Fitri membawa seruan damai untuk semakin merekatkan kehidupan orang basudara serta memperkuat solidaritas sosial antar sesama anak bangsa,” sebut Abidin yang juga Rektor UIN A.M Sangadji.

Sesuai rencana, tambahnya, sholat Idul Fitri akan hadirkan kurang lebih 50 ribuan jamaah. Namun untuk waktu pasti, menyesuaikan dengan hasil sidang Isbat oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI.

“Imam saat Shalat Idul Fitri nanti tetap imam Masjid Raya Alfatah Ustad Hadi Basalamah. Namun untuk Khatib, akan kita komunikasikan, rencana itu bapak Kapolda Maluku,” jelasnya.

Pihaknya tambah Wakanno, berharap puncak perayaan Idul Fitri, termasuk malam takbiran, agar dapat berlangsung dengan suasana yang syahdu, khusyuk, dan penuh kedamaian membesarkan nama Allah, bukan dipakai untuk balap liar dan hal negatif lainnya.

“Harapan kami, Ramadhan dapat menjadi bulan berkah yang semakin meningkatkan kualitas iman dan taqwa serta membawa seruan damai untuk merekatkan kehidupan orang basudara, maupun memperkuat solidaritas sosial antar sesama anak bangsa,” harap Wakanno.

Momentum Idul Fitri diharapkan tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga sarana mempererat kehidupan orang basudara di Maluku. (NS)

Views: 4
Facebook
WhatsApp
Email