Gubernur Maluku Terpilih Tolak Resepsi Pelantikan Dibiayai Anggaran Daerah, Rogoh Kantong Pribadi
d3f9de028147cf716311d9476662fb61_1

AMBON,Nunusaku.id,- Setelah menolak pengadaan mobil dinas (Mobdin) baru senilai Miliaran rupiah, kali ini langkah bijak kembali dilakukan Gubernur Maluku terpilih, Hendrik Lewerissa.

HL, sapaan akrabnya, dengan tegas  menolak resepsi pelantikan dirinya dan Wakil Gubernur (Wagub) terpilih, Abdullah Vanath dibiayai anggaran daerah.

Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Syuryadi Sabirin menjelaskan,  pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku telah menganggarkan biaya resepsi pelantikan Gubernur dan Wagub sebesar Rp 500 juta dalam APBD.

Namun setelah dilakukan pertemuan bersama dengan Gubernur terpilih, ternyata Gubernur menolak penggunaan anggaran daerah tersebut.

“Kita memang sudah siapkan anggaran untuk resepsi pelantikan. Tapi pak Gubernur terpilih menolak menggunakan anggaran itu dan dibiayai pakai uang pribadi,” ujar Sekda kepada media ini di ruang kerjanya, Senin (10/2).

Gubernur terpilih kata Syuryadi, meminta anggaran resepsi tersebut dialihkan untuk membiayai program pemerintah yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Apalagi ada kegiatan seratus hari kerja Gubernur dan Wagub baru yang perlu disiapkan anggarannya, sehingga Pemda berinisiatif untuk mengalihkan anggaran dimaksud untuk membiayai program seratus hari pasca dilantik.

“Kita akan daur ulang anggaran tersebut untuk kepentingan masyarakat dan kami apresiasi kehendak baik pak Gubernur baru kita yang selalu memikirkan kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Diketahui, sesuai rencana, Gubernur dan Wagub Maluku terpilih periode 2025-2030 bersama Kepala Daerah di Maluku yang tidak bersengketa maupun telah mendapat putusan Dismissal oleh MK akan dilantik pada 20 Februari 2025. mendatang.

Pelantikan akan dilakukan di Istana Negara oleh Presiden Indonesia Prabowo Subianto. Selanjutnya para kepala daerah itu, akan menjalani ret-ret di Akademi Militer (Akmil) Magelang. (NS)

Views: 142
Facebook
WhatsApp
Email