
AMBON,Nunusaku.id,- Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. Haulussy Kudamati-Ambon, Senin (24/3/25) pagi.
Saat sidak, orang nomor satu di Maluku itu tak ditemani pejabat teras pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku, hanya ada Plt Direktur RSUD Haulussy, dr. Novita Nikijuluw dan jajaran manajemen.
Di rumah sakit milik pemerintah tersebut, Gubernur berkeliling, melihat dari dekat pelayanan di hampir seluruh ruangan dan kondisi sarana prasarana penunjang pelayanan.
Mulai dari instalasi radiologi, gudang obat-obatan, ruang unit gawat darurat (UGD), ruangan bersalin, ruang intern laki-laki hingga instalasi rekam medis.
Termasuk melihat kondisi gedung E bedah sentral/operasi ICU dan ICC. Fasilitas yang dibangun sejak tahun 2021 oleh pihak ketiga dengan menelan anggaran Miliaran Rupiah itu hingga kini belum selesai untuk digunakan pihak rumah sakit.
Khusus di gedung E ini, Gubernur HL secara detail dan saksama melihat tiap ruangan per lantainya. Ini lantaran gedung baru tapi tidak terurus. Sejumlah ruangan bahkan masih terdapat material termasuk kaleng-kaleng cat berserakan.
Parahnya lagi, sebagian lantai II gedung E tidak terpasangi tegel seperi lantai I, namun dipasang karpet tipis warna biru. Sebagian ruangan lain malah dibiarkan kosong tanpa tegel atau karpet.
Belum lagi tembok-tembok gedung sudah terlihat retak di berbagai sudut. Plafon dan list plafon pun demikian, rusak dan berserakan.
Selain melihat pelayanan dan sarana prasarana rumah sakit plat merah itu, Gubernur juga menyempatkan waktu melihat kondisi sejumlah pasien yang sementara rawat inap dan berdialog.
Termasuk dengan tiga pemuda Benteng yang keracunan makanan sejak Jum’at lalu dan dirawat. Lewerissa sekilas dialog dengan orang tua dan korban keracunan mengenai kondisi terkini.
Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap mereka, Gubernur berkomitmen untuk menyelesaikan biaya perawatan para korban keracunan.
“Semoga bisa dilayani dengan baik. Kalau sudah lumayan baik, bisa keluar rawat jalan. Biaya perawatan mereka saya yang tangani ibu Direktur” ucap Lewerissa yang disambut terima kasih dari orang tua dan korban.
Gubernur juga menemui sejumlah cleaning service rumah sakit. Dia berpesan, agar tetap dan selalu menjaga kebersihan adalah hal paling utama.
“Perhatikan kebersihan terus yah, itu sangat penting dan utama. Luar dalam semua. Kalau rumah sakit bersih, tentu pasien cepat sembuh dan kita yang berkunjung juga nyaman,” pesan orang nomor satu di Maluku itu.
Menuntaskan hasil sidaknya di RSUD Haulussy, Gubernur lakukan pertemuan tertutup dengan Plt Direktur dan manajemen RSUD di ruangan Direktur lantai II rumah sakit. (NS)





