Gubernur Ingatkan Tata Kelola KONI Maluku Secara Profesional
IMG-20250311-WA0008

AMBON,Nunusaku.id,- Ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku M.A.S (Sam) Latuconsina dan jajaran pengurus teras KONI menemui Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Maluku di kantor Gubernur, Selasa (11/3).

Usai pertemuan, Gubernur Hendrik Lewerissa mengingatkan akan pentingnya tata kelola organisasi.

Manakala sebagai kepala daerah, dirinya dan Wagub menaruh perhatian terhadap perbaikan dan kemajuan olahraga di Maluku. Karena itu diharapkan agar KONI Maluku dikelola secara profesional sebagai wadah organisasi olahraga.

“Kami berharap KONI dalam merancang program-program kedepan itu harus secara baik, yang relevan terkait dengan tujuan kita untuk meningkatkan prestasi olahraga di Maluku,” harap Gubernur saat diwawancarai awak media.

Selain itu, orang nomor satu di Maluku ini juga minta jajaran pengurus KONI Maluku agar menggairahkan lagi kompetisi-kompetisi olahraga di internal kabupaten/kota dan seterusnya ke provinsi.

“Sebab tahun depan kita ada pekan olahraga provinsi Maluku (POPMAL). Kita akan menggarap POPMAL di 2026 secara baik. Maka saya minta KONI Maluku dan pemerintah provinsi (Pemprov), untuk pastikan bahwa POPMAL akan ditangani secara baik,” tegasnya.

Hal itu penting sebab Gubernur mengaku, dirinya tidak inginkan POPMAL berjalan asal-asalan, karena menjadi ajang mendapatkan alit potensial yang akan membawa nama Maluku di ajang nasional.

“Kami tidak mau POPMAL ditangani asal-asalan. Sebab kami ingin itu sebagai ajang untuk menemukan atlit-atlit potensial yang dipersiapkan untuk Pra PON dan PON NTT di tahun 2028 mendatang,” pinta Ketua FORKI Maluku itu.

Keinginan itu perlu didukung KONI dan jajaran pemerintah. Sebab semua orang tahu prestasi olahraga Maluku di lima tahun terakhir ini sangat terpuruk. Terbukti dengan hanya kantongi dua (2) medali emas di PON Aceh-Sumut 2024 lalu.

Dari keterpurukan itu, menurut HL, menjadi tantangan bagi pengurus KONI Maluku dibawah kepemimpinan Sam Latuconsina untuk membenahi olahraga di Maluku acara baik.

“Kami tidak menaruh target yang muluk-muluk di PON 2028 nanti. Target kami mungkin di persiapan, itu prioritas kami. Tahapan persiapan di 2025, 2026 dan 2027 itu adalah target kami untuk mempersiapkan atlit-atlit Maluku secara baik,” sebut HL.

Sebab itu, pihaknya dan KONI Maluku menurut Gubernur, harus realistis untuk memberi prioritas pada cabang-cabang olahraga (Cabor) potensial yang selama ini terbukti memberi kontribusi medali kepada kontingen provinsi Maluku.

“Supaya kita kerja fokus dan realistis bahwa anggaran kita tidak besar hari ini. Kita punya masalah dengan anggaran yang terbatas. Maka dengan keterbatasan anggaran yang ada, kita fokus ke Cabor tertentu sebagai prioritas untuk ditangani secara baik. Tapi semua Cabor dalam wadah KONI akan mendapat perhatian yang sama,” pungkasnya. (NS)

Views: 69
Facebook
WhatsApp
Email