Gubernur HL: Galungan Bukan Hanya Perayaan Keagamaan, Tetapi Perekat Kebhinekaan di Maluku
IMG-20251119-WA0069

AMBON,Nunusaku.id,- Upacara perayaan Hari Suci Galungan diselenggarakan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Maluku di Pura Siwa Stana Giri, Kota Ambon, Rabu (19/11/25).

Momen perayaan umat Hindu itu dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa (HL) hingga Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto.

Kehadiran Gubernur-Kapolda itu adalah wujud nyata komitmen Polri dan pemerintah dalam mendukung toleransi, menjaga kerukunan, dan memastikan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di tengah keberagaman Maluku.

Dalam perayaan hari raya Galungan yang mengusung tema “Kita tingkatkan tradisi dalam penguatan persaudaraan di Provinsi Maluku” itu, Gubernur meresmikan Candi Bentar Pura Siwa Stana Giri Ambon.

Peresmian yang ditandai dengan penandatanganan prasasti ini menjadi simbol kemajuan spiritual dan kebudayaan yang didukung seluruh elemen Forkopimda dan tokoh agama.

Hal ini menunjukkan kuatnya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan seluruh umat beragama di Maluku.

Gubernur menekankan, Galungan bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga mengandung nilai universal kemenangan Dharma melawan Adharma yang relevan bagi seluruh Bangsa Indonesia.

“Saya mengapresiasi dukungan PHDI yang telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan TNI/Polri dalam menjaga moralitas, etika sosial, dan ketertiban kehidupan masyarakat,” ujar Lewerissa.

Lewerissa berharap, perayaan ini juga jadi momentum menegaskan kembali Maluku dapat menjadi contoh sebagai daerah yang rukun dalam keberagaman dan kuat dalam kebersamaan.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap pembinaan generasi muda, Kapolda diberi kesempatan untuk menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Tri Sandya tingkat SD.

Aksi simbolis ini menegaskan komitmen dalam mendukung kegiatan positif yang menumbuhkan moralitas dan karakter kebangsaan sejak dini. (NS)

Views: 4
Facebook
WhatsApp
Email