Gubernur, Forkopimda, Pemuda, Mahasiswa & Ojol Doa Bersama Lintas Agama untuk Indonesia
InShot_20250830_140747936

AMBON,Nunusaku.id,- Gejolak di ibukota negara dan daerah-daerah saat ini memantik Polda Maluku menginisiasi doa bersama lintas agama untuk kebaikan dan kedamaian bangsa Indonesia, Sabtu (30/8/25).

Doa bersama terpusat di lantai I markas kepolisian daerah (Mapolda) Maluku, Tantui Kota Ambon, dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto, Pangdam XV Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo serta Senator Boy Latuconsina.

Turut pula dalam kegiatan itu pimpinan umat beragama, Walikota Ambon Bodewin Wattimena dan petinggi TNI-POLRI lintas matra serta Kejaksaan, pimpinan KNPI, organisasi kepemudaan (OKP), BEM hingga komunitas ojek online (Ojol) di Maluku.

Kapolda di kesempatan itu menyebut, kehadiran Forkopimda, pimpinan umat beragama hingga OKP, Ormas dan Ojol untuk bersama mendoakan kondisi kebangsaan saat ini.

Secara khusus mengirim doa terbaik kepada almarhum Affan Kurniawan, korban aksi demo di Jakarta 28 Agustus kemarin.

“Kehadiran kita disini untuk bersama mendoakan situasi dan kondisi kebangsaan, terutama almarhum Affan Kurniawan yang jadi korban. Semoga arwahnya diterima disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan,” tandas Kapolda.

Menurut Kapolda, pihaknya dan Forkopimda juga terus memonitor dinamika dan situasi di Jakarta. Karena itu penting untuk harus dikelola dengan baik, mengumpulkan semua elemen daerah untuk satu gerak agar tidak terjadi atau merembet ke Maluku.

Dirinya mengaku, ikut bahagia karena semangat itu ditopang oleh pimpinan umat beragama di Maluku, yang telah mengeluarkan pernyataan damai dari Maluku untuk Indonesia.

Ini membuktikan semua pihak di Bumi Raja-raja tidak ingin perpecahan dan kebencian, tetapi sebaliknya merajut dan perkuat kebersamaan serta kedamaian.

“Maluku ini wilayah yang kita cintai, dengan berbagai potensi besar untuk maju. Maluku tidak boleh lagi mundur. Harus terus maju dan maju. Rasa jatuh cinta kepada Maluku ketika tiba disini, ditegaskan dengan filosofi; Maluku tarus biking Bae, Basudara terus biking Bae. Ini komitmen kami,” tandas Dadang.

Lebih lanjut tambah Dadang, dalam proses mewujudkan komitmen itu pasti akan ada tantangan serta kritikan. Namun semua itu harus disikapi secara bijak untuk kebaikan Maluku.

“Momen ini pun kita tidak saja berdoa untuk daerah dan bangsa, tetapi juga kita sama-sama membangun, memperkuat silaturahmi sebagai warga bangsa yang cinta damai. Semoga Indonesia semakin baik, dengan dinamika yang terjadi ini bisa terselesaikan,” pungkas Kapolda. (NS)

Views: 30
Facebook
WhatsApp
Email