
AMBON,Nunusaku.id,- Gubernur Hendrik Lewerissa mendorong semua perusahaan yang beroperasi di Provinsi Maluku untuk memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada pekerjanya.
Hal itu diakuinya, merupakan wujud tanggungjawab pemberi kerja dan juga etika dalam hubungan industrial relasi antara pemberi kerja dan pekerja.
“Agar tidak terkesan bahwa tenaga kerja mereka saja yang digunakan tapi perlindungan sosialnya abai atau lalai,” sebut Gubernur usai hadiri malam penganugerahan Paritrana Award tahun 2025 tingkat provinsi Maluku di salah satu hotel di Kota Ambon, Senin (30/6).
Dengan disiplin memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan tentu menurutnya, tentu ada reward atau apresiasi yang diterima. Karena itu juga merupakan kewajiban hukum dari pemberi kerja atau perusahaan kepada pekerja.
“Karena itu penting kita mendorong pula adanya event seperti Paritrana Award. Untuk merangsang para pihak terkait agar lebih serius lagi memberikan coverage atau perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada pekerjanya,” ungkap Lewerissa.
Lebih lanjut, Gubernur mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan Maluku yang menginisiasi pemberian apresiasi dan penghargaan kepada pemerintah kabupaten/kota, desa/negeri dan badan usaha serta kelompok UMKM yang konsisten memberi perlindungan terhadap tenaga kerjanya.
“Tentu kami maknai bukan sekedar penghargaan. Tetapi poin pentingnya bahwa ada kesadaran dari perusahaan atau pemberi kerja untuk memberikan proteksi atau perlindungan jaminan sosial bagi tenaga kerja,” jelasnya.
“Bisa dibayangkan jika tidak berikan perlindungan kepada para pekerja ketika hadapi kecelakaan saat kerja, akan seperti apa. Tentu akan berdampak positif ke ahli waris karena adanya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” pungkas Gubernur.
Diketahui, dalam event Paritrana Award (penghargaan jaminan sosial ketenagakerjaan) 2025 itu, Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) berhasil keluar sebagai terbaik I kategori pemerintah kabupaten/kota.
Kemudian Desa Ngadi Kabupaten Maluku Tenggara terbaik I untuk kategori desa/negeri, Bank Maluku-Malut terbaik I kategori badan usaha menengah dan besar serta rumah kopi Sibu-sibu terbaik I untuk kategori UMKM. (NS)





