GPM Siapkan Dua Agenda Nasional PGI di Ambon 2027, Panitia Didorong Langsung Bergerak
IMG_20261011_201313_568

AMBON,NUNUSAKU.ID,— Gereja Protestan Maluku (GPM) mulai mematangkan persiapan pelaksanaan dua agenda nasional Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) yang dijadwalkan berlangsung di Kota Ambon pada 22–28 Mei 2027.

Dua agenda tersebut yakni Sidang Majelis Pekerja Harian (MPH) PGI yang dirangkaikan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PGI, serta Konferensi Kemitraan Emansipatoris PGI.

Panitia pelaksana kedua kegiatan itu telah dibentuk dan dilantik oleh Ketua Umum MPH Sinode GPM dalam ibadah pemuda di Gedung Gereja Maranatha Ambon, Minggu (11/10) sore.

Diharapkan panitia segera melakukan konsolidasi internal, menyusun rencana kerja, serta membagi tanggungjawab agar seluruh tahapan persiapan dapat berjalan efektif.

Dalam arahannya seusai pelantikan, Ketua Umum MPH Sinode GPM, Pendeta S.I Sapulette, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota panitia yang bersedia menerima tanggungjawab untuk menyukseskan kedua agenda tersebut.

Pelantikan ini sekaligus menjadi tanda bahwa panitia secara resmi mulai mengemban tugas dan dapat langsung bekerja, termasuk melakukan koordinasi dengan anggota panitia yang belum sempat menghadiri pelantikan.

“Waktu kita pendek. Dua agenda ini berjalan bersambung, sehingga persiapannya harus dilakukan sejak sekarang,” tandas Sapulette yang didampingi Sekretaris Umum MPH, Pendeta Rein Tupan.

0-4064×3048-0-0-{}-0-24#bokehtype:0#;ts:148696265690000;appts:1791714698164;qlty:1;;illum:5 scene:0 humanIn:0;

Sidang MPH PGI dijadwalkan berlangsung pada 22–25 Mei 2027, dengan perayaan HUT PGI pada 25 Mei yang sekaligus menjadi momentum pembukaan Konferensi Kemitraan Emansipatoris PGI. Selanjutnya, konferensi tersebut direncanakan berlangsung 26–28 Mei 2027.

Rangkaian kegiatan ini membutuhkan koordinasi yang matang, terutama dalam pengaturan kedatangan peserta, penyelenggaraan perayaan HUT PGI, pembukaan konferensi, hingga pelaksanaan agenda substantif masing-masing kegiatan.

Untuk itu, Sekretaris Umum GPM akan berkoordinasi dengan MPH PGI serta komite terkait guna menyelaraskan desain acara, agenda persidangan, perayaan HUT, dan konferensi.

Selain koordinasi di tingkat pusat, panitia juga diharapkan membangun komunikasi intensif dengan pimpinan klasis dan jemaat di wilayah masing-masing agar dukungan pelayanan dan kesiapan teknis dapat dipersiapkan secara bersama.

Berbagi Tanggungjawab dengan Agenda Nasional Lain

Persiapan kedua agenda PGI tersebut juga perlu diselaraskan dengan pelaksanaan Kongres Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) tahun 2027 yang turut melibatkan dukungan klasis-klasis di Ambon Timur dan Ambon Utara.

Karena itu, kerjasama antarpanitia dan koordinasi lintas wilayah menjadi penting agar seluruh agenda dapat berlangsung tertib tanpa mengabaikan kebutuhan masing-masing kegiatan.

Sapulette juga mengarahkan panitia untuk mengomunikasikan berbagai kebutuhan persiapan melalui Sekretaris Umum, sementara hal-hal substantif terkait pelaksanaan kegiatan akan dikoordinasikan bersama MPH PGI dan komite terkait.

Dengan waktu persiapan sekitar tujuh bulan, seluruh panitia diharapkan segera menyusun perencanaan yang terukur, memperkuat konsolidasi, serta memastikan setiap bidang memahami tugas dan tanggung jawabnya.

GPM sebagai tuan rumah diharapkan mampu menyelenggarakan kedua agenda tersebut secara baik, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dalam mendukung pelayanan, kesaksian, dan kerja-kerja gereja bagi masyarakat Indonesia.

Keberhasilan penyelenggaraan agenda nasional ini diharapkan menjadi kontribusi nyata GPM dalam memperkuat kebersamaan Gereja-gereja anggota PGI serta mendorong pelaksanaan program pelayanan gerejawi secara lebih luas. (NS)

Views: 31
Facebook
WhatsApp
Email