
AMBON,Nunusaku.id,- Wilayah Laut Banda, Maluku Tengah, Maluku diguncang gempa tektonik, Sabtu 01 Maret 2025 pukul 06.58.41 WIT.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5,8 SR = (6,0 SR).
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 6,00° LS ; 130,75° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 223 Km arah Barat Daya Maluku Tenggara, Maluku pada kedalaman 156 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat adanya aktivitas deformasi dalam lempeng Laut Banda.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar naik (Oblique Thrust),” sebut Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono lewat siaran persnya, Sabtu (1/3/25).
Dikatakan, gempa ini berdampak dan dirasakan di daerah Banda Naira, Sorong dan Saumlaki dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” tandas Daryono.
Hingga pukul 07.30 WIT, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
“Kepada masyarakat dihimbau tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan gempa,” pungkasnya. (NS)





