Gelombang Tinggi Ancam Wilayah Maluku, Nelayan & Pelaku Maritim Agar Waspada
Ilustrasi-Gelombang-Tinggi

AMBON,Nunusaku.id,- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas II Ambon mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan Maluku.

Berdasarkan analisis sinoptik dan prediksi cuaca maritim, kondisi ini berlaku mulai 21 hingga 24 Mei 2025 pukul 09.00 WIT.

Dimana lola angin di wilayah Indonesia bagian Utara umumnya bergerak dari barat daya hingga barat dengan kecepatan 4–20 knot.

Sementara itu, di wilayah Indonesia bagian selatan, angin bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 6–30 knot.

“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Sunda, Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur, dan Laut Arafuru,” tandas Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Ambon Mujahidin lewat siaran persnya, Jum’at (23/5).

Kondisi ini akuinya, menyebabkan peningkatan tinggi gelombang laut. Dimana gelombang setinggi 1,25–2,5 meter berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Maluku.

Yakni Perairan Selatan Pulau Buru, Laut Banda, Perairan Seram Bagian Timur (Pulau Gorom), Perairan Kepulauan Kai, Perairan Selatan Kepulauan Aru, Perairan Timur Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Sermata – Leti, Laut Arafuru bagian barat dan tengah, Perairan Utara Kepulauan Aru, Perairan Barat Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Babar dan Wetar.

Stasiun Meteorologi Maritim Ambon pun  mengingatkan, bahwa kondisi ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi kapal berukuran kecil.

“Perahu nelayan berisiko apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang minimal 1,25 meter. Kapal tongkang juga terdampak jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan gelombang minimal 1,5 meter,” jelasnya.

Pihaknya pun mengimbau para nelayan dan pelaku aktivitas maritim agar meningkatkan kewaspadaan, perhatikan perkembangan cuaca terkini, serta ikuti arahan dari otoritas pelabuhan dan BMKG. (NS)

Views: 0
Facebook
WhatsApp
Email