Fraksi PDI-P DPRD Kutuk Keras Penikaman Pedagang Petasan di Ambon
IMG-20251214-WA0036

AMBON,Nunusaku.id,- Kasus kriminalitas belum berlalu di Kota Ambon. Terkini ialah penikaman terhadap perempuan berinisial HB, pedagang petasan oleh orang tak dikenal (OTK) di depan kampus PGSD Ambon, Kamis (11/12) dini hari lalu.

Kejadian itu sontak memantik kemarahan publik, termasuk fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Ambon yang mengutuk keras insiden tidak berperikemanusiaan itu.

“PDI Perjuangan terkhusus fraksi dan ketua DPC mengutuk keras tindakan Barbar penikaman yang dilakukan oleh OTK misterius,” tandas Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Ambon, Lucky Upulatu Nikijuluw, Minggu (14/12).

Menurut Upulatu, tindakan kejahatan apapun, apalagi berniat menghilangkan nyawa orang sangat tidak dibenarkan di negara ini yang berlandaskan hukum dan aturan.

Karena itu, PDI Perjuangan meminta perhatian serius pihak Kepolisian yang selama ini gesit dan sangat cermat melakukan langkah penyelesaian masalah-masalah yang sementara terjadi di Kota Ambon, agar segera mengambil langkah hukum.

“Ini tindak pidana oknum-oknum tidak bertanggungjawab yang ingin mengganggu situasi kota Ambon. Mereka tidak boleh dibiarkan, harus segera dicari segera pelakunya. Kan sudah ada locus dan tempus delikti, tinggal dicari,” desaknya.

Meski korban kondisinya masih parah di rumah sakit dan belum bisa memberi keterangan tapi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Ambon itu yakin, kemampuan polisi untuk mencari tahu ciri bahkan pelakunya itu pasti bisa ditangkap.

“Kami berharap Polresta Ambon segera mengambil langkah secepat mungkin untuk mencari tahu siapa pelaku penusukan sangat misterius itu,” tegasnya.

Sebagai atensi serius pihaknya terhadap kasus ini, Upulatu mengaku, dirinya sudah meminta Ketua Komisi 1 DPRD Ambon yang juga kader partai untuk mempressure Kepolisian sebagai mitra kerja komisi agar kasus ini tuntas dan pelaku ditangkap.

“Bukan karena korban adalah kader PDI Perjuangan, tapi tentang rasa nyaman dan aman berdasarkan regulasi itu harus dijamin. Agar semua orang yang berada di Kota Ambon bisa beraktivitas tanpa rasa takut dan aman,” tegasnya.

“Kasihan kan seorang ibu rumah tangga yang mencari sesuap nasi karena pekerjaan ditengah kondisi Natal dan Tahun Baru, harus jadi korban tragis dan menyedihkan oleh para pelaku yang tidak bertanggungjawab,” ingat Upulatu.

Melalui kerjasama dengan semua pihak baik pemerintah kota dengan CCTV maupun Kesdam Pattimura atau RST maupun PGSD yang berdekatan lokasi TKP, dirinya yakin dalam waktu dekat polisi mampu mengungkap kasus ini, agar tidak jadi satu kebiasaan yang berulang.

“Ini perbuatan yang tidak bisa ditolerir. Banyak fasilitas instansi dekat TKP, demikian juga CCTV Pemkot mungkin menjangkau dan terpantau saat kejadian, semoga bisa bantu polisi. PDI Perjuangan mengutuk keras tindakan Barbar ini,” demikian Upulatu. (NS)

Views: 152
Facebook
WhatsApp
Email