FGD APPSI 2026 di Maluku; Momentum Perkuat Kolaborasi-Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
IMG-20260603-WA0075

AMBON,Nunusaku.id,- Untuk pertama kalinya, pelaksanaan focus group discusion (FGD) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) digelar di luar Pulau Jawa.

Adalah Provinsi Maluku yang kini menjadi tuan rumah FGD APPSI tahun 2026 yang berlangsung di aula lantai VII kantor Gubernur Maluku, Rabu (3/6) hadirkan Prof. Dr. Ryas Rasyid sebagai Keynote Speaker, dengan perutusan anggota APPSI se-Indonesia sebagai peserta.

Forum ini menjadi wadah strategis bagi pemerintah provinsi se-Indonesia untuk memperkuat sinergi pembangunan daerah sekaligus merumuskan rekomendasi kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam sambutan selamat datang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Maluku sebagai tuan rumah.

Ia menegaskan, Maluku tidak hanya menjadi lokasi penyelenggaraan forum, tetapi juga rumah bersama bagi seluruh daerah yang memiliki semangat dan tujuan yang sama dalam membangun Indonesia.

“Keberagaman karakteristik, tantangan, dan potensi yang dimiliki setiap provinsi harus menjadi kekuatan untuk memperkuat kolaborasi, bukan menjadi pembatas,” tegasnya.

Lewerissa mengibaratkan laut Maluku yang menghubungkan ribuan pulau sebagai simbol persatuan dan kerjasama antar daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Forum ini harus menjadi ruang untuk saling bertukar gagasan, pengalaman, dan solusi guna memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung agenda pembangunan nasional,” ujar Gubernur.

Sementara, Ketua Umum APPSI yang juga Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Masud menyebut, setiap daerah memiliki potensi budaya, seni, tradisi, kuliner, hingga produk kreatif yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

Selain memperkuat identitas daerah, langkah tersebut juga berpotensi menarik investasi, meningkatkan kunjungan wisatawan, dan membuka peluang usaha baru.

“Melalui FGD APPSI di Maluku, saya berharap gagasan ekonomi oranye dapat menjadi salah satu rekomendasi strategis yang disampaikan kepada pemerintah pusat,” kata Mas’ud, usai membuka FGD APPSI.

Dengan dukungan kebijakan yang tepat, konsep tersebut diyakini mampu menjadi motor baru pembangunan daerah sekaligus memperkuat perekonomian nasional dari akar budaya dan kreativitas masyarakat Indonesia.

Pelaksanaan FGD APPSI dengan Maluku sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan bagi pemerintah daerah dan masyarakat Maluku.

“Forum ini memiliki arti penting karena menjadi pelaksanaan FGD APPSI pertama yang digelar di luar Pulau Jawa,” demikian Gubernur HL. (NS)

Views: 10
Facebook
WhatsApp
Email