Evaluasi Kinerja di Kemendagri, Pj Walkot Ambon Paparkan Dua Indikator Prioritas
20241203062835

JAKARTA,Nunusaku.id,- Penjabat Walikota Ambon Dominggus Nicodemus Kaya mengikuti evaluasi kinerja (Triwulan II) yang dilaksanakan Inspektorat Jendral Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Lantai 8 Gedung Itjen Kemendagri, Senin (2/12/24).

Pj. Sekretaris Kota, staf ahli, Asisten bersama para pimpinan OPD terkait di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon ikut mendampingi Pj. Walikota.

Dua (2) indikator prioritas yang dipaparkan Pj. Walikota di depan para evaluator ialah terkait inflasi dan penyerapan anggaran.

Kaya menjelaskan, Kota Ambon pada Oktober 2024 lalu mengalami Inflasi Year On Year (Yoy) Sebesar 2,21 persen, menurun dibandingkan kondisi bulan September sebesar 2,66 persen.

Sedangkan Inflasi Month To Month sebesar 0,10 persen menurun dibandingkan kondisi bulan September sebesar 0,35 persen.

Hal itu lanjutnya tidak lepas dari upaya yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon sesuai arahan Mendagri, diantaranya; pemantauan harga dan stok di tingkat distributor dan pengecer, melakukan operasi pasar murah menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Gerakan Pangan Murah (GPM) yang telah dilaksanakan secara rutin sebanyak 21 kali, dan intervensi harga bawang merah dan putih.

“Kami juga lakukan pemantauan produksi dan harga ikan di Pasar Mardika dan Pasar Batumerah, menginformasikan harga pangan dan kebutuhan pokok harian melalui mdia sosial, serta subsidi harga ikan dan pembagian ikan gratis khususnya ikan penyumbang inflasi,” bebernya.

Kedepan, upaya yang akan dilakukan dalam pengendalian inflasi, ujar Kaya, yakni buffer stock ikan sebanyak 25 – 30 persen untuk pengusaha coldstorage menjelang HBKN.

Kemudian optimalisasi kerjasama antara Pemkot dengan pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dalam bidang pertanian dan ketahanan pangan, perikanan, penyediaan benih tanaman bagi petani untuk peningkatan produksi, serta pasar murah menyongsong HBKN.

“Terkait penyerapan anggaran, bahwa realisasi pendapatan Pemkot Triwulan III tahun 2024 sebesar 53,42 persen meningkat menjadi 76,92 persen di Triwulan IV (per 15 November 2024),” urainya.

Sementara, realisasi belanja triwulan III tahun 2024 sebesar 52,01 persen meningkat menjadi 73,58 persen di Triwulan IV (per 15 November 2024).

Upaya yang telah dilakukan agar penyerapan sesuai target dari Mendagri, lanjutnya, yakni ; rasionalisasi kegiatan yang bukan skala prioritas dialihkan ke anggaran tahun berikutnya dan pengelolaan dana transfer pemerintah pusat ke daerah sesuai peruntukan.

Kemudian seluruh pekerjaan fisik yang menggunakan dana PAD seijin kepala daerah dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, serta meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran melalui pendampingan oleh BPKP Maluku.

“Upaya yang akan dilakukan agar penyerapan sesuai target dari Mendagri yaitu; melakukan percepatan pelaksanaan kegiatan secara efektif, efisien, dan akuntabel serta akselerasi pelaksanaan program/kegiatan dan pengadaan barang dan jasa” tandasnya.

Dalam evaluasi, tim Evaluator mengapresiasi seluruh upaya yang dilakukan Pemkot Ambon, serta mengapresiasi pelaksanaan Pilkada yang berlangsung aman dan damai.

Serta mengharapkan Pemkot Ambon terus mengotimalkan upaya 10 indikator prioritas, serta menyesuaikan dengan visi dan misi yang tertuang dalam Asta Cita serta program prioritas Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran, bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045. (NS/MC)

 

Views: 6
Facebook
WhatsApp
Email