Empat Hari Penuh Kelabu bagi Dunia Pers Maluku
duka jurnalis

AMBON,Nunusaku.id,- Dunia pers di Kota Ambon-Maluku kembali berduka. Dalam rentang waktu empat hari, tiga jurnalis senior berpulang, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan rekan-rekan seprofesi.

Diawali bos Harian pagi Siwalima, Ongky Louhenassy, yang meninggal dunia Jumat malam pekan kemarin karena sakit. Tiga hari kemudian, tetiba kontributor Trans Media Ambon, Muslimin Abbas atau Chimink wafat pada Senin, 29 Juni 2026 diduga akibat serangan jantung.

Belum juga Chimink dimakamkan, datang lagi kabar duka yang dalam. Eks pewarta Kantor Berita Antara, Jay Adrian atau Jimmy Ayal menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit dr Latumeten (RST) Ambon, Senin (29/6) malam sekira pukul 23.30 WIT juga diduga akibat serangan jantung.

Kabar wafatnya ketiga wartawan senior tersebut menyebar luas melalui berbagai grup percakapan dan media sosial. Ungkapan belasungkawa pun mengalir dari para jurnalis, tokoh masyarakat, hingga pejabat daerah yang mengenal dedikasi keduanya selama mengabdi di dunia pers.

Sejumlah wartawan di Kota Manise mengenang ketiga almarhum sebagai sosok yang berdedikasi, memiliki integritas tinggi, dan menjadi panutan bagi generasi muda di dunia jurnalistik.

Selama bertahun-tahun, baik almarhum Chimink maupun Jimmy dikenal aktif meliput berbagai peristiwa penting di Maluku serta berkontribusi dalam perkembangan pers di daerah.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita mendalam. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa Abang Chimink, menerima amal ibadahnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Insya Allah, Husnul Khatimah. Amin,” tulis wartawan Ambon Ekspres, Tajudin Buano di media sosial

Ucapan duka atas kepergian Ongky, Chimink dan Jimmy juga disampaikan komunitas Kalesang FC. Tim sepakbola yang diisi para jurnalis Kota Ambon itu mengaku sangat merasa kehilangan atas meninggalnya ketiga jurnalis senior itu.

“Kami merasa kehilangan. Bapa Ongky, Abang Chimink dan om Jimmy orang baik. Insha Allah Husnul Khatimah,” kata wartawan Kompas.com, Rahman Patty.

Rasa kehilangan juga diungkap wartawan senior lainnya, Sugiyanto. “Siiooo… ktong berduka. Bos OL, Chimink, kk Jemmy su zn ada,” tulisnya di WhatsApp Group.

Selain rekan seprofesi, ungkapan belasungkawa juga datang dari Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon. Melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian yang juga juru bicara, Ronald Lekransy, Pemkot mengirim ucapan dukacita yang mendalam bagi ketiga almarhum.

“Turut berdukacita atas wafatnya tiga jurnalis Maluku. Kepergian mereka adalah kehilangan besar bagi dunia pers, bangsa dan daerah yang kita cintai. Dedikasi, keberanian dan integritas mereka akan selalu dikenang,” ungkapnya melalui flayer.

Kepergian Bapa OL sapaan akrab alamarhum Ongky Louhenapessy, bang Chimink dan om Jimmy dalam waktu yang berdekatan ini menjadi duka mendalam bagi insan pers di Kota Ambon, Maluku. (NS)

Views: 2
Facebook
WhatsApp
Email