Dulu Lawan, Sekarang PKS Tegaskan Dukung Penuh Kepemimpinan Gubernur-Wagub Maluku
IMG-20250420-WA0044

AMBON,Nunusaku.id,- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Maluku November 2024 lalu, mendukung pasangan Murad Ismail-Michael Wattimena.

Namun dukungan PKS itu sia-sia, lantaran duet dengan akronim “2M” kalah telak dari Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath atau LAWAMENA yang akhirnya terpilih dan dilantik sebagai Gubernur-Wakil Gubernur (Wagub) Maluku periode 2025-2030.

Jika dulunya menjadi lawan politik, kini partai yang kental dengan warna putih-orange itu telah menegaskan dirinya adalah “kawan” untuk mendukung penuh pemerintahan Lewerissa-Vanath lima tahun kedepan, seiring usainya proses politik.

Penegasan itu diungkap langsung Ketua DPW PKS Maluku Asis Sangkala saat Tasyakuran Milad ke-23 sekaligus Halal Bi Halal, yang juga dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa di salah satu hotel di Kota Ambon, Minggu (20/4).

“Mohon maaf pa Gub, dalam Pilkada lalu kita tidak sejalan. Namun di Milad ini kita memastikan mendukung pemerintahan bapak sepenuhnya,” tegas Sangkala disambut tepuk tangan kader PKS.

Karena menurut Sangkala, seluruh masyarakat Maluku berharap dengan kehadiran Gubernur baru bisa membawa kesejahteraan dengan visi mengentaskan kemiskinan hingga menurunkan sampai dibawah 10 persen.

“23 tahun perjalanan PKS suatu kegembiraan. Kita juga telah ikuti kurang lebih 5 kali Pemilu dengan hasil positif. Hari ini juga kegembiraan itu kita padukan dengan peringatan Milad dan Halal bihalal serta kehadiran Gubernur di Milad saat ini,” akunya.

Wakil ketua DPRD Maluku itu juga mengapresiasi Gubernur. Walau ditengah kesibukan yang tinggi, namun tetap sempatkan waktu hadir bersama keluarga besar PKS di Milad ke 23 dan Halal Bi Halal.

“Meski belum 100 hari kerja, pa Gubernur harus kerja ekstra. Kayaknya bukan 24 jam dan tidak cukup satu hari sebab harus ke berbagai daerah, termasuk juga selesaikan berbagai riak-riak konflik kecil di masyarakat yang pada akhirnya kondisi makin kondusif dari waktu ke waktu,” tukasnya.

Di tempat yang sama, Anggota DPR-RI fraksi PKS Saadiah Uluputty bilang, Milad ke-23 ini tegaskan posisi PKS yang akan selalu ada dan hadir ditengah-tengah masyarakat, sebab masyarakat adalah kekuatan partai.

“Ada atau tidak ada momentum politik, ada atau tidak hajatan 5 tahunan, PKS akan selalu berada, tumbuh bersama masyarakat, bergandengan tangan dengan seluruh komponen masyarakat, terutama dengan pemerintah. Karena itu kami apresiasi setinggi-tingginya pak Gubernur,” tandasnya.

“Tadi saya bisik-bisik bilang, Pak Gubernur yang paling cepat move on. Sebab PKS tidak dukung beliau di Pilkada, tapi belum sampai 100 hari kerja sudah hadir di Milad. Ini satu tekad niat yang tulus sebagaimana juga gerak cepat hadir ditengah konflik yang terjadi di masyarakat untuk bisa kendalikan situasi,” sambung Saadiah.

Sebagai partai politik, PKS tambahnya, ingin tegaskan, akan selalu berada bersama dan bekerjasama menjalankan, mewujudkan visi Transformasi Maluku yang maju, adil dan sejahtera.

Karena itu konsolidasi selalu dibangun antara Pemprov Maluku, DPR RI maupun seluruh stakeholder. Dan sebagai wakil rakyat, kolaborasi dengan Pemprov akan selalu dibangun guna menjawab posisi Maluku sebagai salah satu daerah perikanan sebagaimana keinginan Gubernur.

“Pemerintah Provinsi maupun DPR-RI akan selalu bangun koordinasi baik demi Maluku sejahtera dan adil. Kami juga merespons baik pembangunan infrastruktur, pembangunan sumber daya manusia yang tengah dilakukan bagi Maluku,” tegasnya.

Mantan anggota DPRD Maluku itu juga meminta semua pihak menjaga stabilitas keamanan di Maluku. Baginya Maluku harus damai, sejuk agar kemudian pembangunan hingga kesejahteraan bisa terjawab.

“Dibawah komando Gubernur Maluku, kami yakin banyak konflik-konflik internal bisa terkendali dan PKS akan selalu ada bersama pemerintah,” pungkasnya.

Selain Gubernur dan Saadiah, Milad ke-23 PKS juga dihadiri Walikota Ambon, Walikota dan Wakil Walikota Tual, Wakil Bupati Malra, Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri, politisi senior Golkar, Zeth Sahuburua, serta anggota DPRD Maluku dan Kabupaten/Kota asal PKS. (NS)

Views: 73
Facebook
WhatsApp
Email