
AMBON,NUNUSAKU.ID,– Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Kombes Pol. Andrias Susanto Nugroho mengajak para pemuda Key untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas yang telah kondusif, khususnya di wilayah STAIN yang sebelumnya kerap menjadi lokasi terjadinya gesekan.
Ajakan itu diungkap Kapolresta saat turun langsung membangun komunikasi bersama para pemuda Key melalui “Duduk Bacarita Kamtibmas” di kediaman Kasi Dokkes Polresta Ambon, kawasan Lorong Amalatu STAIN, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (18/9/26).
Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus dialog antara kepolisian dan sekitar 45 pemuda Key yang berdomisili di wilayah STAIN.
Kapolresta didampingi Kasat Intelkam AKP Darmawan, Kasi Dokkes Ipda Abu M. Felubun, Kanit 4 Sat Intelkam Iptu Budi Ningkeula serta Bhabinkamtibmas Batu Merah II Aipda Nader Rahanyaan.
Dikatakan Kapolresta, persoalan pribadi tidak boleh berkembang menjadi persoalan kelompok. Untuk itu, ia mengajak para pemuda agar tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun informasi yang dapat memicu terjadinya konflik.
“Kita sama-sama menjaga situasi yang kondusif ini. Kalau masalah pribadi jangan sampai dibawa menjadi masalah kelompok dan jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang menyesatkan,” ujar Kapolresta.
Kapolresta juga mengapresiasi peran pemuda dalam membantu menjaga keamanan lingkungan, terlebih dengan adanya rencana pengurangan pos pengamanan di wilayah tersebut.
Ia berharap para pemuda dapat terus berperan aktif menjaga keamanan sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik.
Dalam dialog tersebut, para pemuda Key turut menyampaikan sejumlah aspirasi dan masukan kepada Kapolresta, khususnya terkait upaya kepolisian dalam mencegah agar gesekan antara kelompok pemuda Key dan Kailolo tidak berkembang menjadi konflik lebih besar.
Perwakilan pemuda Key mengapresiasi langkah kepolisian yang selama ini telah melakukan mitigasi dengan menempatkan pos pengamanan di wilayah tersebut.
Mereka juga berharap personel kepolisian yang memiliki kedekatan dengan masing-masing kelompok dapat berperan bersama dalam memberikan arahan kepada para pemuda ketika terjadi persoalan.
Menanggapi masukan tersebut, Kapolresta mengaku, aspirasi yang disampaikan para pemuda akan menjadi bahan evaluasi dan akan diteruskan dalam pembahasan bersama pimpinan.
Andrias juga mengajak para pemuda untuk menghormati orang-orang yang dituakan serta menjaga kehidupan yang rukun di tengah keberagaman masyarakat Kota Ambon. Menurutnya, rasa saling curiga dan ketidakpercayaan antarkelompok perlu dihindari agar tidak menjadi pemicu persoalan baru.
“Kita hidup berdampingan dengan berbagai suku. Mari hidup rukun dan bersatu. Jangan menyimpan kemarahan, tetapi mari fokus bekerja dan membangun masa depan yang lebih baik untuk keluarga,” pesan Kapolresta.
Sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih luas, Kapolresta juga menyampaikan rencana untuk mempertemukan pemuda Key dan pemuda Kailolo dalam satu agenda bersama.
“Apabila setelah dilakukan upaya pertemuan dan perdamaian masih terdapat pihak yang melakukan tindakan yang dapat memicu konflik, maka kepolisian akan lakukan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” demikian Andrias. (NS)



