
AMBON,Nunusaku.id,- Duta Besar (Dubes) Indonesia yang berkuasa penuh untuk Portugal, Susi Marleny Bachsin berkunjung ke Kota Ambon Provinsi Maluku, Kamis (19/2).
Salah satu spot utama yang didatangi Dubes Susi dalam lawatannya ke Bumi Raja-raja ialah menyambangi Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tantui-Ambon dan PT Harta Samudera, salah satu perusahaan pengolahan perikanan terkemuka di Indonesia yang beroperasi di PPN.
Kurang lebih satu jam ditemani Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa (HL), Dubes Susi berkeliling di perusahaan tersebut, melihat dari dekat bagaimana hasil tangkapan ikan segar diolah dan dikemas secara apik untuk nantinya diekspor ke luar negeri.
Gubernur menyebut, alasan Dubes Susi berkunjung ke Maluku sebagai bentuk penjajakan pasar karena di Portugal ada banyak prospektif investor atau buyer yang berminat untuk membeli ikan, udang dan cumi langsung dari Maluku.
Selain juga kunjungan ini berarti sebagai bentuk merekatkan hubungan silaturrahmi antar dua sahabat dekat sesama kader Gerindra yang pernah sama-sama berada di Senayan DPR-RI.
“Kami, pemerintah dan masyarakat tentu senang sekali karena kunjungan Dubes ini sangat berarti bagi Maluku. Saya juga senang karena dikunjungi sahabat yang jauh,” tandas Lewerissa penuh sumringah.
Kedatangan Dubes Susi pun menjadi momentum besar; peluang kerjasama terbuka lebar khususnya di sektor perikanan, dengan menggaet investor besar maupun buyer dari Portugal masuk ke Maluku.
“Sore nanti kita akan ada zoom meeting dengan beberapa investor dari Portugal. Mungkin mereka akan menjajaki potensi investasi sektor perikanan di Maluku,” tandas Gubernur.
Baginya, ditengah kondisi ekonomi global yang sedang tidak baik-baik saja dan negara yang masih terjadi efisiensi anggaran, tidak ada cara lain untuk memajukan Maluku selain secara agresif memacu investasi sebanyak mungkin.
Karena itu, Gubernur meminta setiap stakeholder masyarakat agar dapat berkontribusi sesuai tugas dan tanggungjawab serta peran masing-masing.
Dengan menciptakan iklim atau kondisi sosial yang stabil, kondusif dan sehat untuk investasi. Dilain sisi aparatur pemerintah juga mesti jadi garda terdepan yang melayani dengan hati dan memberi kemudahan usaha-usaha perijinan untuk investasi di Maluku.
“Sebab dengan adanya investasi yang masuk, akan membuka kesempatan kerja bagi sumberdaya manusia (SDM) kita, mengurangi pengangguran dan menurunkan kemiskinan,” ungkapnya.
Gubernur pun menegaskan konsistensi sikap dan komitmen sedari awal terhadap investasi. Bahwa yang dibutuhkan Maluku adalah investasi yang sehat, etis dan bertanggungjawab, mematuhi semua peraturan perundang-undangan, merekrut tenaga kerja lokal yang signifikan serta melakukan transfer teknologi.
“Komitmen dan konsistensi saya sedari awal jelas terhadap investasi yang sehat dan bermanfaat untuk daerah serta masyarakat Maluku, maka tiga aspek itu wajib dipatuhi,” tegas Gubernur.
Ditambahkan orang nomor satu di Maluku itu, hadirnya Dubes Susi juga sebagai realisasi dari kunjungan penjajakan Gubernur medio pertengahan tahun 2025 lalu ke Lisbon, Portugal atas undangan Dubes Susi. Yang mana saat itu, Gubernur HL pun telah bertemu beberapa pelaku bisnis.
Karena itu Gubernur HL berharap, sekembali dari Maluku, Dubes Susi bisa mempengaruhi para investor Portugal untuk menanamkan modal atau berinvestasi di Maluku.
“Bukan cuma di sektor perikanan, tetapi juga pariwisata, perkebunan dan penanggulangan limbah/sampah pun bisa,” demikian Lewerissa. (NS)




