DPRD Kawal Dampak Banjir yang Dikeluhkan Warga Poka-Rumahtiga
IMG-20251002-WA0121

AMBON,Nunusaku.id,- Komisi I DPRD Kota Ambon menaruh perhatian serius terhadap keluhan masyarakat di kawasan Poka Rumah Tiga yang terdampak banjir akibat pengembangan fasilitas Kampus Universitas Pattimura (Unpatti).

Persoalan ini mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama warga dari RT 05/RW 12 dan RT 003/RW 12 yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Kota Ambon, Kamis (2/10/25).

Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi I, M. Fadli Toisuta, didampingi Sekretaris Komisi Astrid Somplantila, serta dihadiri sejumlah anggota komisi.

Warga yang hadir menyampaikan keresahan mereka karena pembangunan kampus yang terus berkembang justru membawa dampak negatif, khususnya masalah banjir.

Anggota Komisi I, Erol da Costa, mengaku, bahwa dua lokasi terdampak utama berada di wilayah RT 05/RW 12, serta RT 003/RW 12.

“Setelah adanya pengembangan fasilitas atau pembangunan Unpatti, ternyata memberi dampak bagi masyarakat di lingkar kampus. Drainase pembuangan tidak diperhatikan, sehingga air meluap ke kawasan pemukiman,” jelasnya.

Menurut Erol, seharusnya gorong-gorong di kawasan pasar buah Poka mengalirkan air ke arah pantai. Namun karena tidak difungsikan dengan baik, air justru meluap dan merusak pagar sepanjang 12 meter serta merendam rumah warga.

Bahkan, puncaknya, ketinggian air pernah mencapai dada orang dewasa.

“Air masuk sampai ke rumah-rumah warga. Ini persoalan serius. Komisi I punya tanggungjawab menyelesaikan, dengan mempertemukan pihak Unpatti, Balai, Pemerintah Negeri, maupun warga setempat dalam rapat koordinasi,” tegas da Costa.

Komisi I berkomitmen mengawal persoalan ini hingga tuntas, termasuk dengan agenda on the spot ke lokasi.

Dalam rencana tindak lanjut, pihak-pihak teknis seperti Balai Cipta Karya, Dinas PU Kota Ambon, hingga PU Provinsi Maluku akan dilibatkan untuk mencari solusi permanen.

Da Costa menambahkan, masyarakat sejatinya mendukung pembangunan Unpatti karena menjadi kebanggaan daerah.

“Tetapi dampaknya jangan sampai masyarakat yang harus menanggung. Itu yang kami dorong agar persoalan ini segera dituntaskan,” ujarnya.

Masyarakat berharap ke depan tidak lagi mengalami banjir tahunan yang merusak rumah dan fasilitas umum.

Komisi I DPRD memastikan akan mengawal proses koordinasi lintas instansi hingga solusi nyata benar-benar dirasakan warga. (NS-02)

Views: 0
Facebook
WhatsApp
Email