
AMBON,Nunusaku.id,- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ambon terus mendorong peningkatan kapasitas generasi muda, tidak hanya melalui kegiatan kepemudaan, tetapi juga dengan membekali mereka pemahaman tentang pengelolaan keuangan yang bijak dan bertanggung jawab.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kolaborasi Dispora Kota Ambon bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku dalam kegiatan peningkatan kapasitas literasi keuangan bagi pemuda Kota Ambon yang berlangsung di Kantor OJK Provinsi Maluku beberapa waktu lalu.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon, Richard Luhukay mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjembatani pemuda dengan berbagai sumber informasi dan pengetahuan yang dapat meningkatkan kapasitas mereka dalam menghadapi tantangan kehidupan.
“Dispora ini menjembatani teman-teman komunitas muda, teman-teman pemuda, untuk mendapatkan banyak informasi terkait literasi keuangan. Karena itu, kami bekerja sama dengan OJK Provinsi Maluku,” ujar Richard.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberi pemahaman cukup luas kepada para peserta. Tidak hanya mengenai literasi dan kecakapan dalam mengelola keuangan, para pemuda juga mendapatkan materi mengenai pemanfaatan media sosial secara bijak serta bagaimana melihat potensi dan menghadapi berbagai tantangan di era digital.
Richard menilai literasi keuangan menjadi semakin penting di tengah maraknya berbagai layanan keuangan digital, termasuk pinjaman online ilegal yang berpotensi menjerat masyarakat, khususnya kalangan muda.
“Manfaatnya tentu sangat besar, karena hari-hari ini kita melihat maraknya ilegal finansial atau pinjaman online yang dirasakan masyarakat. Bahkan sudah menjamur sampai ke kalangan pemuda,” jelasnya.
Karena itu, menurut Richard, pemuda perlu memiliki pemahaman yang memadai mengenai bagaimana mengelola keuangan secara baik dan benar, termasuk memahami risiko sebelum menggunakan produk maupun layanan keuangan.
Selain kemampuan mengatur keuangan, para pemuda juga didorong untuk memahami bagaimana memilih investasi yang tepat dan aman. Pengetahuan tersebut dinilai penting agar generasi muda tidak mudah mengambil keputusan finansial hanya berdasarkan tren atau tawaran yang beredar di media sosial.
“Kami ingin memberikan pemahaman kepada para pemuda ketika mereka mau meningkatkan kapasitas dirinya, bagaimana cara pengelolaan keuangan yang baik dan benar, kemudian seperti apa berinvestasi yang tepat,” katanya.
Richard menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari peningkatan soft skill para pemuda. Dengan bekal pengetahuan yang diperoleh, mereka diharapkan tidak hanya mampu melindungi diri sendiri dari risiko keuangan, tetapi juga dapat menjadi penyambung informasi bagi lingkungan sekitarnya.
Para peserta diharapkan dapat menjadi semacam duta literasi di tengah keluarga, lingkungan pendidikan, komunitas, maupun pergaulan mereka.
“Jadi mereka bisa menjadi duta literasi di tengah-tengah lingkungan mereka, baik itu di keluarga, lingkungan kuliah, tempat pendidikan, bahkan lingkungan pertemanan,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut diikuti pemuda dari sejumlah komunitas, organisasi, mahasiswa, serta kelompok pemuda lainnya di Kota Ambon. Dispora, kata Richard, sengaja membuka kesempatan secara luas melalui proses pendaftaran agar kegiatan tersebut dapat menjangkau lebih banyak kalangan muda.
“Yang mengikuti kegiatan ini cukup banyak. Ada dari berbagai komunitas, ada angkatan muda, ada dari komunitas, dan ada juga mahasiswa. Kami membuka pendaftaran untuk ikut serta dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Ia berharap, meski kegiatan tersebut dimulai dari langkah yang sederhana, dampaknya dapat berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar apabila pengetahuan yang diperoleh peserta diteruskan kepada orang lain.
“Dampak kecil ini kami harapkan nantinya bisa berbuah menjadi dampak yang lebih besar,” tutur Richard.
Kedepan, pihaknya tambah dia, berkomitmen untuk terus mencari berbagai potensi dan peluang kerjasama dengan pihak lain guna memberi ruang, dukungan, serta pengembangan kapasitas bagi pemuda Kota Ambon. Sebab pemuda salah satu kekuatan penting pembangunan daerah.
“Semakin banyak ruang edukasi dan peningkatan kapasitas yang diberikan, semakin besar pula peluang bagi generasi muda untuk tumbuh menjadi sumber daya manusia yang mampu menghadapi tantangan zaman. Dispora akan terus mencari potensi-potensi dan peluang diluar untuk memberi dukungan bagi para pemuda Kota Ambon,” pungkasnya. (NS-02)




