Diguyur Hujan Deras, Pemkot Ambon "Kunci" Safari Ramadhan di Batu Merah
5027924_BNE91Ig-OsQbeL18w99D9vjjHr9dJtk7CIB-euPyrx0

AMBON,Nunusaku.id,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengakhiri rangkaian safari Ramadhan 1445 Hijriah/2024 di Masjid An-Nur Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Selasa (2/4/24).

Safari rutin setiap bulan suci Ramadhan itu “dikunci” dengan pemberian ratusan paket berkah Ramadhan kepada ratusan warga Muslim yang kurang mampu di Negeri Batu Merah, sumbangan Pemkot dan Badan Amil Zakat (Baznas) Ambon.

Selain itu, dibagikan pula paket takjil atau makanan berbuka puasa, serta 15 paket bantuan dari Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon kepada anak-anak dengan gagal tumbuh atau stunting di kawasan tersebut.

“Terima kasih Pemkot menjadikan Masjid An-nur Batu Merah sebagai lokasi kunci kegiatan Safari Ramadhan yang sekaligus membagikan paket berkah Ramadhan atau sembako kepada warga yang membutuhkan,” tandas Badri, salah satu warga penerima bantuan.

Sementara itu, Pj Walikota Ambon Bodewin Wattimena mengaku, Safari Ramadhan ini upaya Pemkot Ambon untuk mendekatkan diri dengan masyarakat di Kota ini termasuk di Kapaha. Agar masyarakat makin cinta dan majukan kota dalam berbagai cara.

“Kota ini dikenal toleransi yang tinggi. Karena itu pemerintah harus menjaga. Sebab untuk kota ini maju dengan kekhasannya, kita harus saling menghargai,” harapnya.

Ramadhan kata dia, bulan penuh berkah dan ampunan. Keberkahan itu melalui perubahan perilaku dengan menahan amarah, sabar.

Yang tidak saja hal itu berdampak bagi umat Islam tapi juga semua umat atau warga kota Ambon.

“Makna bulan suci Ramadhan tentu kita berbagi dengan sesama. Tidak saja dengan umat Islam tapi semua. Berbagi sebagai bukti kepedulian dan perhatian pemerintah ada untuk rakyatnya. Lewat momen ini terbangun rasa cinta bagi kota ini, sebagai rumah bersama semua orang,” pungkasnya.

Di kesempatan tersebut, Ustad Syarif Bakri Asyatri dalam hikmah Ramadhan mengajak umat Muslim khususnya di Batu Merah agar memaknai Ramadhan selain bulan menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan emosi, sabar serta terus menebar kebaikan kepada sesama.

“Dengan cara itu, kita diuji bagaimana meningkatkan iman dan taqwa serta memperkuat relasi kita dengan sesama maupun dengan Allah SWT,” ingatnya. (NS)

 

Views: 4
Facebook
WhatsApp
Email