
AMBON,Nunusaku.id,- Pelaksanaan pembekalan atau Retret kepala daerah se-Indonesia yang berlangsung di Lembah Tidar Magelang Jawa Tengah telah memasuki hari keenam, Kamis (27/2/25).
Presiden Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono atau akrab disapa SBY menjadi salah satu narasumber utama yang mengisi kegiatan Retret kepala daerah tersebut.
Tak ingin melewatkan kesempatan dan momen bertukar gagasan dan pemikiran tentang kepemimpinan nasional dan daerah bagi kesejahteraan masyarakat, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa di depan SBY dan ratusan kepala daerah, bertekad ingin keluarkan Maluku dari kategori provinsi termiskin di Indonesia.
HL mengaku, Maluku adalah salah satu provinsi yang mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Negeri Raja-raja ini adalah Provinsi Kepulauan yang memiliki kekayaan alam sangat luar biasa melimpah.
“Mengorek publik bukan cuma nasional tapi global. Mengenal Maluku sebagai daerah rempah. Dan karena Maluku kolonialisme terjadi di Nusantara,” tandas Gubernur HL lewat video berdurasi 1 menit yang didapat media ini, Kamis (27/2).
Akan tetapi menurut HL, sebagai Gubernur dirinya tidak bisa menafikan fakta bahwa hari ini Maluku adalah salah satu provinsi yang masuk kategori termiskin di Indonesia.
Provinsi dengan tingkat kualitas pendidikan terendah, provinsi yang juga dengan tingkat pengangguran tinggi dan infrastruktur yang memang harus diperbaiki, serta kualitas pelayanan kesehatan yang juga perlu ditingkatkan.
“Walau masih baru, tapi Legacy yang saya ingin tinggalkan dan ini yang membuat saya bahagia dipercayakan sebagai Gubernur Maluku oleh masyarakat adalah Maluku bisa keluar dari kategori provinsi termiskin,” tegasnya diikuti tepuk tangan tangan para kepala daerah se-Indonesia.
Jika tekad dan ikhtiar itu bisa terwujud menurut HL, bukan tidak mungkin angka pengangguran bisa turun di Maluku, bisa membangun konektivitas antar wilayah pulau-pulau di Maluku.
Juga bisa menyediakan pelayanan dasar terbaik buat rakyat di Bumi Raja-raja baik itu menyangkut pendidikan, kesehatan, perumahan, sanitasi dan air bersih.
“Itu komitmen saya, yang ingin saya tingkatkan kedepan sebagai Gubernur Maluku. Terutama sebagai daerah yang kaya sumberdaya air, saya ingin mengelola sumberdaya air itu secara bertanggungjawab, terencana dan berkelanjutan untuk diwariskan kepada anak cucu dan generasi kita kedepan,” tukas HL.
Impian dan Ikhtiar baik untuk Maluku kedepan dari Gubernur HL itu pun disambut positif oleh mantan Presiden SBY.
“Semoga Tuhan dapat mewujudkan apa yang diinginkan pa Gubernur tadi. Diamini. Karena saya mendengar langsung apa yang ingin dilakukan,” tandas pendiri partai Demokrat itu yang disambut kata “AMIN” oleh para kepala daerah. (NS)





