Dewan Minta Kapolda Ungkap-Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan di Air Kuning
solichin

AMBON,Nunusaku.id,- Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto diminta bertindak tegas dan mengusut tuntas kasus pengeroyokan terhadap seorang pemuda asal Negeri Buano Hatuputih, Kecamatan Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat, yang terjadi di kawasan Air Kuning, Kebun Cengkeh, Negeri Batu Merah, Kota Ambon beberapa waktu lalu.

Permintaan itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Maluku, Solichin Buton. Menurutnya, peristiwa kekerasan yang diduga dilakukan sekelompok orang tak dikenal (OTK) itu tidak boleh dianggap sebagai kasus biasa.

Aparat kepolisian dikatakannya, harus mampu mengungkap seluruh pelaku yang terlibat agar memberi efek jera dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.

“Kapolda harus tegas. Peristiwa pengeroyokan yang dilakukan OTK ini harus diusut tuntas agar ada efek jera bagi mereka,” tegas Solichin kepada wartawan di rumah rakyat Karang Panjang, Ambon, Rabu (3/6/2026).

Ia menilai kawasan Air Kuning dan sekitarnya telah berulang kali menjadi lokasi terjadinya tindak kriminal dan kekerasan. Karena itu, kepolisian diminta lebih serius meningkatkan pengamanan di wilayah tersebut.

“Ini bukan pertama kali terjadi. Sudah berulang kali ada kejadian seperti ini. Polisi harus serius supaya peristiwa-peristiwa seperti ini tidak perlu terjadi lagi,” ujarnya.

Politisi PKS itu juga meminta kepolisian melakukan evaluasi terhadap sistem pengamanan di kawasan yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat tersebut.

Sebagai bentuk pengawasan pihaknya kata Solichin, telah mengagendakan pemanggilan pihak kepolisian guna mendalami langkah-langkah pengamanan yang selama ini dilakukan, termasuk penanganan kasus pengeroyokan yang menimpa korban.

“Kami sudah mengagendakan pemanggilan pihak kepolisian untuk mendalami sampai sejauh mana pengamanan yang dilakukan terhadap peristiwa-peristiwa seperti ini,” katanya.

Dirinya berharap aparat kepolisian tidak hanya fokus menangkap pelaku yang telah teridentifikasi, tetapi juga memburu seluruh pihak yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Diketahui, dalam kasus ini kepolisian baru mengamankan satu orang warga yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan terhadap korban, Abdullah Mahu alias Afila (18).

Sebelumnya, Afila menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok pemuda di kawasan Air Kuning, Kebun Cengkeh, pada Senin (11/5) sekitar pukul 04.00 WIT. Korban yang saat itu tengah menjalankan tugas dari tempat kerjanya diduga dikejar dan dianiaya secara beramai-ramai hingga tidak sadarkan diri.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan sempat menjalani perawatan medis di RS Siloam sebelum dirujuk ke RS Bhayangkara untuk keperluan visum.

Pihak keluarga korban pun berharap kepolisian dapat bergerak cepat mengungkap seluruh pelaku yang terlibat sehingga keadilan bagi korban dapat segera terwujud. (NS)

Views: 16
Facebook
WhatsApp
Email