
AMBON,Nunusaku.id,- Suasana hangat penuh kebersamaan terasa dalam perayaan Dies Natalis ke-64 Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) yang dirayakan GAMKI Kota Ambon dirangkaikan dengan Syukuran Paskah.
Momentum ini tidak sekadar menjadi ajang perayaan, tetapi juga ruang refleksi bagi para kader untuk kembali meneguhkan peran mereka di tengah gereja, masyarakat, dan kehidupan berbangsa.
Bertempat di Gedung Gereja Bethania, Kamis (23/4/26), kegiatan ini dihadiri Pj Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon Robby Sapulette mewakili Walikota Ambon, pengurus DPP, DPD GAMKI Maluku serta pengurus GAMKI Kota Ambon.
Pada kesempatan itu, Ketua DPC GAMKI Kota Ambon, Desy Haullaw mengajak seluruh kader untuk tidak menjadikan Paskah sekadar tradisi seremonial.
Ia menekankan bahwa makna kebangkitan Kristus harus menjadi fondasi dalam setiap gerak organisasi.
“Paskah harus kita maknai sebagai identitas dan arah perjuangan. Kita dipanggil untuk hadir, melayani, dan membawa dampak nyata. Jangan hanya aktif dalam acara, tetapi juga aktif dalam kehidupan sosial,” tegasnya.
Hallauw juga menyoroti tantangan generasi muda di tengah arus globalisasi yang kerap menggerus jati diri.
Menurutnya, GAMKI hadir sebagai ruang pembinaan iman sekaligus wadah pembentukan karakter kepemimpinan yang berlandaskan nilai Kristiani.
Perjalanan panjang selama 64 tahun, lanjutnya, menjadi bukti bahwa GAMKI tetap eksis dan relevan di berbagai zaman.
“Ini bukan sekadar usia, tetapi perjalanan iman dan pengabdian yang harus terus dilanjutkan dengan semangat baru,” demikian anggota DPRD Kota Ambon itu.
Sementara, Pj Sekretaris Kota menegaskan, pentingnya kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah dalam pembangunan daerah.
Pemerintah menilai GAMKI memiliki kontribusi nyata dalam menjaga nilai kebersamaan serta mendukung berbagai program pembangunan.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan doa tanpa tindakan. Iman harus diwujudkan dalam kerja nyata. Di sinilah peran GAMKI menjadi penting sebagai mitra pemerintah,” katanya.
Lebih jauh, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus memperkuat semangat persatuan dan kepedulian sosial.
Menurutnya, nilai “cinta Tuhan dan cinta nusa bangsa” harus tercermin dalam tindakan sehari-hari.
Perayaan Dies Natalis ini menjadi pengingat bahwa organisasi tidak hanya hadir sebagai simbol, tetapi sebagai kekuatan moral dan sosial.
GAMKI Kota Ambon diharapkan terus melahirkan kader-kader yang tidak hanya kuat dalam iman, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Dengan semangat Paskah, para kader diajak untuk bertransformasi: dari ragu menjadi percaya diri, dari pasif menjadi aktif, serta dari sekadar anggota menjadi pelayan yang membawa dampak nyata.
Momentum 64 tahun ini pun menjadi titik pijak baru bagi GAMKI Kota Ambon untuk melangkah lebih jauh dan tidak hanya menjaga eksistensi, tetapi juga memperkuat kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa. (NS-01)








