Daftar Bacawagub, Abua Tuasikal "Silahkan" PDI Perjuangan Tentukan Bacagub Sevisi
IMG-20240501-WA0001

AMBON,Nunusaku.id,- Mantan Bupati Maluku Tengah (Malteng) dua periode, Abua Tuasikal mantapkan diri maju di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Maluku dengan posisi sebagai bakal calon wakil Gubernur (Bacawagub) Maluku.

Kemantapan hati itu ditunjukkan AT dengan mengembalikan formulir dan mendaftar diri ke markas PDI Perjuangan Provinsi Maluku di kawasan Karang Panjang-Ambon, Selasa (30/4).

Dalam lawatannya, Abua didampingi Abdullah Tuasikal, adik kandungnya. Keduanya sempat diisukan berbeda pandangan politik, tapi dengan hadirnya Abdullah, menandakan duo Tuasikal telah bersatu, saling dukung berjuang di Pilgub Maluku 27 November 2024.

Abua katakan, kehadirannya ke kandang Banteng Moncong Putih ini untuk mendaftar Bacawagub Maluku bukan tanpa sebab. Sebab PDI Perjuangan mengingatkannya pada perhelatan Pilkada Malteng tahun 2017 lalu.

Yang mana saat itu, bersama Marlatu Leleury, keduanya diusung partai “Wong Cilik” itu sehingga berhasil memenangkan Pilkada Malteng dengan jumlah suara yang signifikan.

“Dan hari ini (kemarin-red) saya kembali berada di markas PDI Perjuangan. Kiranya partai ini bisa kembali memberikan rekomendasi untuk saya bertarung di Pilgub Maluku sebagai Cawagub Maluku,” harapnya.

Abua lantas mempersilahkan PDI Perjuangan memilih kandidat Bacalon Gubernur yang satu visi untuk menduetkan dengan dirinya dalam membangun Maluku kedepan lebih baik.

Ditanya soal pengalaman dua periode sebagai Bupati dengan Kabupaten yang memiliki jumlah penduduk terbanyak di Maluku, namun memilih daftar Bacawagub, bukan Bacagub, Abua mengaku, ini sudah melalui pertimbangan-pertimbangan yang matang.

“Gubernur dan Wakil Gubernur itu hanya sebatas jabatan formal. Tapi yang harus dilihat adalah bagaimana kita berperan untuk bersama-sama membangun Maluku yang lebih baik. Sebab Maluku ini luas, butuh kerjasama yang lebih handal,” tegasnya.

Sementara terkait apakah sudah ada lobi-lobi politik ke figur Cagub, Abua mengaku, setiap kandidat yang akan bertarung di Pilgub tentu melakukan itu. Namun pada akhirnya, semua proses kembali ke partai politik. (NS)

Views: 0
Facebook
WhatsApp
Email