Calon Tunggal, Bahlil Lahadalia Dipastikan Aklamasi Jadi Ketum Golkar
caketum Golkar

AMBON,Nunusaku.id,- Proses pendaftaran calon ketua umum (Caketum) partai Golkar sudah berakhir, Senin (19/8) pukul 22.00 WIB. Hasilnya, dari dua kandidat yang mendaftar, hanya Bahlil Lahadalia yang memenuhi seluruh syarat sesuai anggaran rumah tangga (ART) Golkar dan menjadi calon tunggal.

Ketua komite organisasi Munas XI Partai Golkar, Bung Dicky Loupatty katakan, komite organisasi dan seluruh anggota sterring committee (SC) dari komite pemilihan telah menerima dua pendaftaran bakal Caketum, yaitu atas nama Ridwan Hisyam dan Bahlil Lahadalia.

Setelah diverifikasi, Ridwan tidak memenuhi persyaratan atau tidak lengkap, berkaitan dengan dukungan 30 persen dari pemilik suara. Sementara Bahlil telah penuhi syarat 86 persen dukungan dari peserta pemilik suara di Munas yang mencapai 518.

“SC sudah putuskan. Bahwa bakal calon hanya sisakan satu, tunggal yang akan disampaikan di Munas besok (hari ini-red) yang akan dibuka sore. Selanjutnya, mekanisme akan diserahkan ke pemilik hak suara Munas,” tandas Loupatty via seluler, Selasa (20/8) dini hari.

Dengan demikian, kata Loupatty, dipastikan Bahlil yang baru dilantik menjadi Menteri ESDM menjadi calon tunggal ketua umum Golkar di Munas. Munas sendiri tak hanya akan memilih ketua umum, tetapi juga akan cakapkan perubahan AD/ART, pembahasan program, visi misi dan lain sebagainya.

“Munas yang didahului Rapimnas di Jakarta, akan berjalan sore hingga 21 Agustus. Penutupan rencana sore dan kemungkinan dihadiri Presiden Joko Widodo dan Presiden terpilih, Prabowo Subianto,” jelas Loupatty juga tim hukum partai Golkar itu.

Lebih lanjut menurutnya, gelombang dukungan ke Bahlil untuk melanjutkan tongkat estafer Golkar lima tahun kedepan, memang tak terbendung yang mencapai 86 persen baik DPD I, II, maupun organisasi didirikan dan mendirikan Golkar serta organisasi sayap.

“Mereka melihat pa Bahlil ini adalah kader Golkar terbaik yang energik, muda, punya nilai ketokohan dan saat ini ada di jajaran Kabinet Indonesia Maju sebagai Menteri ESDM. Mereka menaruh harap, bahwa di pundak beliau, Golkar bisa dibawa semakin lebih baik dan maju,” tegasnya.

Sebab itu, dirinya memastikan, di Munas akan lahir ketua umum Golkar yang baru dari tanah Papua, Bahlil Lahadalia. Ini akan mengulang sejarah Munas 2019 silam, yang mana pernah tercatat Caketum Golkar dari Maluku, bung Dicky Loupatty. Artinya, stok kader dari Indonesia Timur juga mumpuni dan menjadi penoreh sejarah Golkar di usia 60 tahun ini.

“Menjadi pertanda, Golkar tetap menjaga kepentingan nasionalisme. Penjaga Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika dan menunjukkan semangat karya kekaryaan dalam pembangunan bangsa. Saya yakin sosok Bahlil Lahadalia akan jadi leader yang baik, pemersatu segala perbedaan dan membawa energi positif,” pungkasnya. (NS)

Views: 8
Facebook
WhatsApp
Email