
AMBON,Nunusaku.id,- Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku (PaMalu) kembali menggelar Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun 2025.
Pembukaan bulan K3 yang mengusung tema “Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia dalam Mendukung Penerapan Sistem Manajemen K3 untuk Meningkatkan Produktivitas” ini dilaksanakan di Kantor Regional Papua Maluku di Jayapura, Kamis (6/2/25).
Sedangkan tema yang diusung Pertamina Patra Niaga Regional PaMalu “Wujudkan Perwira Pertamina yang Unggul dan Berketerampilan HSSE untuk Mendukung Bisnis Perusahaan yang Berkelanjutan”.
Tema ini sebagai pengingat betapa pentingnya aspek keamanan, kesehatan dan keselamatan sebagai budaya dalam setiap aspek pekerjaan di operasional Pertamina.
Kegiatan bulan K3 ini diperingati untuk meningkatkan kesadaran dan penerapan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan kerja.
Rangkaian peringatan bulan K3 di Papua Maluku tahun ini mencakup berbagai kegiatan strategis, antara lain workshop Security Risk Assesment & Sistem Manajemen Pengamanan, Bimtek HSSE, video launching E-MANSIMAN, HSSE CAMP, pelatihan Fire Refreshment & Tanggap Darurat Rumah Tangga, OKD Level 0, Penyusunan Basic Design Philosophy & Pre-Fire Planning FEMOS (FERRAT, MERRAT, OSERRAT), Training Safetyman SPBU dan Refreshment Pelatihan aspek HSSE untuk Operator dan Checker (SPBU).
Executive General Manager (EGM) Regional PaMalu, Sunardi katakan, keberlanjutan bisnis tidak hanya ditentukan strategi operasional yang baik, tetapi juga komitmen dalam menerapkan prinsip-prinsip HSSE secara konsisten dan berkelanjutan.
“Sebagai bagian dari keluarga besar Pertamina, kita semua miliki tanggung jawab besar menjaga keselamatan diri sendiri, rekan kerja, lingkungan, serta aset perusahaan. Kompetensi dan keterampilan di bidang HSSE bukan sekadar pelengkap, tetapi pondasi utama dalam memastikan operasional aman, efisien, dan berdaya saing,” ujarnya.
Sunardi juga mengajak seluruh Perwira Pertamina di Regional Pamalu untuk mengimplementasikan dan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap aspek HSSE dalam setiap aktivitas operasional sehari-hari.
“Serta mengembangkan keterampilan dan kompetensi HSSE secara berkelanjutan melalui pelatihan dan pembelajaran serta menjadi agen perubahan dalam menerapkan standar HSSE yang lebih tinggi,” jelasnya.
Bersamaan dengan gelaran pembukaan bulan K3 ini, Regional Pamalu juga tambah Sunardi, melaunching beberapa program unggulan untuk tahun 2025.
Seperti Zero Waste. Yaitu penerapan drop box sampah plastik di area kantor Regional PaMalu untuk mengurangi jenis sampah lainnya yang ada, kemudian ada program Kendaraan Ringan Penumpang (KRP).
“Awal tahun ini kita juga percaya diri untuk menerapkan No ID Card No Entry di seluruh lokasi RPM. Sebagai Sub Holding Commercial & Trading dari PT Pertamina (Persero), kami berkomitmen menyalurkan energi kepada masyarakat dengan tetap mengedepankan aspek HSSE,” tandas Sunardi.
Lebih lanjut tambah dia, pada 2024 lalu, Regional PaMalu berhasil menerima dua (2) penghargaan sebagai wujud keberhasilan dalam penerapan HSSE secara berkelanjutan. Antara lain Patra Nirbaya Karya Utama dari Direktorat Jendral Migas Kementerian ESDM dan Penganugerahan 5 Proper hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Penghargaan ini bukti nyata komitmen menerapkan prinsip HSSE secara menyeluruh di setiap aspek operasional perusahaan. Keberhasilan ini hanya bisa tercapai berkat kolaborasi erat antara manajemen, pekerja, mitra kerja, serta dukungan regulator dan masyarakat.
“Kami akan terus meningkatkan standar keselamatan dan kesehatan kerja guna menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan berkelanjutan,” pungkasnya. (NS)






