BNNP-Polda Maluku Perkuat Sinergi Berantas Narkotika di Wilayah Kepulauan
IMG-20260115-WA0007

AMBON,Nunusaku.id,- Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto menerima kunjungan perdana Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku, Brigjen Pol. Prasetyo Rachmat Puboyo yang baru diberi amanah mengemban kepercayaan itu, Selasa (13/01).

Pertemuan silaturahmi yang berlangsung di ruang tamu Kapolda itu bertujuan memperkuat sinergitas antar-instansi penegak hukum khususnya terkait pemberantasan narkotika di wilayah kepulauan.

Turut hadir dalam pertemuan ini yaitu Direktur Reserse Narkoba dan Kepala Bidang Hukum Polda Maluku. Sementara dari BNNP Maluku yakni Kabid Pemberantasan dan Kabid Rehabilitasi.

Tatap muka antara kedua instansi penegak hukum ini berlangsung penuh suasana hangat dan penuh keakraban, yang menandakan komitmen bersama untuk meningkatkan efektivitas penanganan permasalahan narkotika di wilayah kepulauan.

Kapolda menegaskan, permasalahan narkotika merupakan ancaman serius yang harus dihadapi secara bersama dan terkoordinasi.

“Saya harapkan BNNP Maluku dapat berperan aktif dalam pemberantasan narkotika. Kami siap saling mendukung dan memperkuat sinergi dengan BNNP, khususnya melalui Ditresnarkoba,” ujar Kapolda.

Dadang menekankan pentingnya sinergi dalam menyusun strategi, menentukan peran masing-masing, serta membangun komunikasi dan koordinasi yang solid, mulai dari penindakan hukum hingga pembinaan dan rehabilitasi.

“Kita tentukan bersama sasaran prioritas, baik penindakan maupun pembinaan. Koordinasi yang kuat akan membuat upaya pemberantasan narkotika lebih terarah dan efektif,” tegas Dadang.

Kapolda juga menyoroti pentingnya pemetaan jaringan narkotika sebagai target awal pemberantasan. Diakuinya, pemanfaatan teknologi informasi dan intelijen berbasis IT hal mendesak dalam mendukung analisis dan pengungkapan jaringan narkoba.

Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga ingatkan, karakteristik Maluku sebagai wilayah kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam upaya penegakan hukum, termasuk adanya dinamika sosial dan ego komunitas di beberapa wilayah yang terkadang melindungi pelaku kejahatan.

“Profiling wilayah rawan dan pemetaan jaringan menjadi catatan penting kita bersama. Namun prinsipnya, Polri siap bekerjasama dengan seluruh instansi terkait untuk memberantas narkoba sampai ke akar-akarnya,” tegas Kapolda.

Sementara itu, Ka BNNP Maluku Brigjen Prasetyo Rachmat Puboyo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda atas sambutan hangatnya.

Ia menegaskan komitmen BNNP Maluku untuk melanjutkan dan memperkuat sinergitas yang telah terbangun dengan Polda Maluku.

“Kami akan melanjutkan sinergitas antara BNN dan Polda Maluku sebagaimana yang telah berjalan selama ini,” ujarnya.

Prasetyo juga menjelaskan sejumlah program strategis BNN RI, salah satunya pembentukan unit pelayanan terpadu BNN yang bertujuan menjangkau layanan pemberantasan dan rehabilitasi narkotika hingga ke pelosok daerah, sebagai upaya menyiasati keterbatasan jumlah personel BNN.

“Program ini kami harapkan dapat berjalan efektif melalui kolaborasi dengan Polri, terutama dalam pelayanan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika,” jelasnya.

BNNP juga tambah Prasetyo, siap berkolaborasi penuh dengan Polda Maluku, baik dalam penindakan maupun program pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika (P4GN). (NS)

Views: 14
Facebook
WhatsApp
Email