BMKG: Gempa 6,3 SR di MBD-Maluku Tidak Berpotensi Tsunami
ilustrasi_gempa_bumi_2365262

AMBON,Nunusaku.id,- Wilayah Laut Banda, Maluku Barat Daya (MBD) diguncang gempa tektonik, Selasa 01 April 2025 pukul 19.15.54 WIT.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 6,0 SR (= 6,3 SR).

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,82° LS ; 128,57° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 93 Km arah timurlaut Maluku Barat Daya pada kedalaman 157 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya deformasi batuan dalam lempeng (intraslab) di Laut Banda.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar naik (oblique thrust fault),” tandas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono via siaran persnya, Selasa.

Dikatakan, Gempabumi ini dirasakan di Pulau Moa dengan skala Intensitas IV – V MMI, Pulau Babar dan Romang dengan skal intensitas III – IV MMI.

Kemudian Damer, Luser, PulauTiakur dan Pulau Leti. Serta Kota Kupang, Kabupaten Malaka dan Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan skala intensitas III MMI.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut,” jelasnya.

Menurut Daryono, hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

“Hingga pukul 19.35 WIT, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock,” bebernya.

Kepada masyarakat dihimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” pungkasnya. (NS)

Views: 4
Facebook
WhatsApp
Email