Besok, 13.413 Pemuda/I GPM Siap Diteguhkan, KPA Terbanyak
IMG_20240323_231050

AMBON,Nunusaku.id,- Sebanyak 13.413 orang pemuda/i Gereja Protestan Maluku (GPM) di Provinsi Maluku dan Maluku Utara besok, Minggu (24/3) siap mengaku iman percaya dan memikul salib bersama Tuhan Yesus lewat peneguhan sidi.

Ribuan orang itu akan diteguhkan serentak menjadi anggota sidi GPM dalam kebaktian Minggu, setelah kurang lebih satu tahun menjalani proses pendidikan formal Gereja (Katekisasi) di Jemaat masing-masing.

Dari data yang dihimpun media ini dari laman Sinode GPM, Sabtu (23/3), tercatat dari 34 Klasis dan 770 Jemaat yang berada dinaungan GPM pada dua provinsi, Maluku dan Maluku Utara, Klasis Pulau Ambon yang paling banyak anggota sidi baru diteguhkan yakni 1486 orang.

Diikuti Klasis Pulau Ambon Timur (KPAT) 1360 orang, Klasis Masohi 900 orang, Klasis Kota Ambon 883 orang, Klasis Tanimbar Selatan (Tansel) 867 orang, Klasis Pulau-pulau Lease 816 orang, Klasis Pulau Ambon Utara (KPAU) 790 orang, Klasis Pulau-pulau Kecil dan Kota Tual 562 orang, Klasis Pulau-pulau Leti Moa Lakor 505 orang.

Selanjutnya Klasis Kairatu 551 orang, Klasis Tanimbar Utara 487 orang, Klasis Seram Barat 448 orang, Klasis Buru Selatan 365 orang, Klasis Taniwel 322 orang, Klasis Aru Selatan 267 orang, Klasis Pulau-pulau Kisar 240 orang, Klasis Babar Timur 234 orang.

Klasis Telutih 211 orang, Klasis Kei Besar 210 orang, Klasis Pulau-pulau Aru 200 orang, Klasis Pulau-pulau Bacan 195 orang, Klasis Sula Taliabu 198 orang, Klasis Aru Tengah 150 orang, Klasis Luang Sermata 150 orang, Klasis Seram Utara 147 orang, Klasis Buru Utara, Klasis Seram Utara Barat 111 orang.

Terakhir, empat Klasis dengan jumlah anggota Sidi Baru yang diteguhkan paling sedikit yaitu Klasis Pulau-pulau Obi 80 orang, Klasis Ternate 34 orang, Klasis Pulau-pulau Banda 28 orang dan Klasis Seram Timur 14 orang.

Diketahui, peneguhan Sidi merupakan tanda kedewasaan iman, serta rangkaian dari proses puncak Pendidikan Formal Gereja (PFG) di Gereja Protestan Maluku. Hal ini telah menjadi bagian dari ritual pokok Gereja, selain Baptisan Kudus dan Sakramen Perjamuan Kudus.

Ketua MPH Sinode GPM Pendeta Elifas Maspaitella katakan, setelah menempuh pendidikan katekisasi, menjalani proses pembinaan khusus dalam malam benahi diri di setiap jemaat, calon sidi Gereja diharapkan telah matang dan dewasa dalam iman, memahami firman Tuhan, konteks bergereja dan konteks sosial masyarakat secara baik, serta siap untuk mengambil keputusan hidup sebagai orang yang dewasa dalam iman.

“Lebih lagi mereka akan menjadi tiang penopang iman Gereja, dan sumber daya umat yang siap melaksanakan semua bentuk pelayanan GPM sesuai Amanat Pelayanan Gereja, dengan tetap memberi diri memikul salib dan berjalan di jalan-jalan Yesus, yaitu jalan kasih, keadilan, kebenaran, perdamaian, pensejahteraan dan memelihara keutuhan ciptaan Tuhan,” harapnya sebagaimana dikutip dari laman sinodegpm.id.

Sesuai data yang dihimpun, dibanding dengan tahun lalu, jumlah anggota Sidi baru GPM tahun ini alami penurunan. Dimana tahun lalu sebanyak 14.214 anggota sidi baru GPM diteguhkan. (NS)

Views: 0
Facebook
WhatsApp
Email