Beragam Persoalan Maladministrasi di RSUD Haulussy Dilapor Masyarakat ke Ombudsman Maluku
IMG-20250124-WA0022

AMBON,Nunusaku.id,- Beragam persoalan maladministrasi dilaporkan dan dikonsultasi masyarakat kepada Ombudsman Perwakilan Maluku berkaitan pelayanan di RSUD dr Haulussy Kudamati Ambon.

Mulai dari layanan BPJS dan masalah kepegawaian. Kemudian di sektor pendidikan, sosial, kesehatan, pekerjaan umum hingga perbankan.

“Laporan maupun konsultasi yang disampaikan masyarakat memiliki berbagai substansi yakni di sektor pendidikan, sosial, kesehatan, pekerjaan umum, kepegawaian, layanan BPJS dan perbankan,” tandas Kepala Keasistenan PVL Ombudsman Perwakilan Maluku, Jacoba Noya, Jum’at (24/1).

Diketahui, Ombudsman Perwakilan Maluku melakukan kegiatan PVL on the spot sejak Senin (20/01) hingga Rabu (22/1) di RSUD Haulussy.

Noya mengaku, kegiatan itu menuai respon positif dari masyarakat. Bentuk respon positif itu berupa partisipasi masyarakat dalam ikut berkonsultasi dan melaporkan maladministrasi yang dialami melalui gerai yang tersedia di RSUD Haulussy.

“Kami mendapatkan total 25 laporan dan 32 konsultasi selama tiga hari PVL on the spot di RSUD Haulussy. Memiliki berbagai substansi yakni di sektor pendidikan, sosial, kesehatan, pekerjaan umum, kepegawaian, layanan BPJS dan perbankan,” terangnya.

Setelah ini pihaknya kata Noya, akan segera adakan rapat pleno dalam rangka proses lanjutan setelah penerimaan laporan tersebut, sebelum diserahkan ke bidang keasistenan pemeriksaan.

“Setelah ini tentunya kita akan segera pleno agar laporan cepat tertangani, tentunya menyesuaikan kewenangan lembaga,” demikian Noya.

Sementara, Plt Direktur RSUD dr. M. Haulussy Ambon, dr. Novita E. Nikijuluw, menyambut baik kehadiran Ombudsman RI Maluku yang mendekatkan diri dengan masyarakat pengguna layanan rumah sakit.

“Kegiatan ini sangat positif untuk menjembatani masyarakat dengan pelayanan publik yang lebih baik,” tuturnya.

Selain itu, masyarakat yang dirahasiakan identitasnya juga mengapresiasi kegiatan PVL On the Spot dan berharap melalui kegiatan ini, semakin banyak masyarakat yang menyadari, ketika mengalami maladministrasi harus melapor ke Ombudsman RI Maluku.

“Kami sebagai masyarakat merasakan dampak dari kegiatan ini dan berharap dilain waktu, kegiatan serupa dapat dilaksanakan pada tingkat desa sekaligus sosialisasi tentang Ombudsman RI Maluku,” ungkapnya. (NS)

 

Views: 12
Facebook
WhatsApp
Email