
AMBON,Nunusaku.id,- Debat pamungkas pemilihan kepala daerah (Pilkada) Maluku tahun 2024 yang digelar KPU tuntas dihelat di The Natsepa Hotel Suli Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (23/11).
Ketiga pasangan calon (Paslon) Gubernur-Wakil Gubernur (Wagub) Maluku hadir lengkap yaitu Jeffry Apoly Rahawarin-Abdul Mukti Keliobas (JAR-AMK), Murad Ismail-Michael Wattimena (2M) dan Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath (LAWAMENA).
Mereka datang didampingi para tim pemenangan dan tim kampanye serta relawan masing-masing. Pimpinan Bawaslu Maluku turut mengawasi langsung jalannya debat pamungkas itu.
Diketahui, debat pamungkas itu hadirkan 8 panelis yakni mantan Ketua KPU RI, Ilham Saputra, pakar hukum Tata Negara Universitas Gajah Mada (UGM) Prof. Zainal Arifin Mochtar, Rektor IAIN Ambon Prof. Zainal Abidin Rahawarin, Rektor Unpatti Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, Prof. Dr. Zainal Rengifurwarin, Dr Wahab Tuanaya, Dr. Djufri Rais Pattilouw, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Prof. Dr. Ahmad Rodoni, Ketua dan Wakil Ketua KIP Pusat.
Dari dua jam debat yang disiarkan secara langsung oleh stasiun TV nasional dengan total enam (6) segmen, terlihat tidak ada narasi-narasi saling “menyerang” diantara Paslon saat sesi saling tanya jawab dan sanggah.
Tak sama seperti debat perdana. Semua berjalan aman dan lancar hingga closing statemen atau pernyataan penutup dari ketiga Paslon.
Paslon 1, Jeffry Apoly Rahawarin-Abdul Mukti Keliobas (JAR-AMK) bilang, tahapan Pilkada telah dilalui dan besok akan masuki masa tenang menuju hari pemungutan suara di 27 November.
“Kami minta pada para pendukung di seluruh Maluku untuk tidak membuat hal-hal yang kontraproduktif. Tidak boleh lakukan hal-hal yang mengancam hubungan persaudaraan. Karena terlalu mahal harganya, kalau berbuat yang kontraproduktif, gerakan-gerakan tambahan selama tiga hari kedepan. Sapa Bale Batu, Batu Bale Dia,” ungkap JAR.
“Ketiga pasangan ini merupakan putra-putra terbaik Maluku. Siapapun yang terpilih nanti, akan menjadi pemimpin kita semua. Tapi yakin dan percaya JAR-AMK akan terpilih menjadi Gubernur dan Wagub Maluku,” sambung AMK.
Sementara, Murad Ismail, Cagub nomor urut 2 mengaku, kampanye terbuka dan tatap muka telah dijalani di seluruh kabupaten/kota. Ternyata, masyarakat Maluku tidak butuh pemimpin yang tidak konsisten, tapi mereka butuh pemimpin tegas, jujur dan adil.
“Masyarakat kita tidak butuh janji-janji, tapi mereka butuh sentuhan tulus dan ikhlas. Masyarakat kita tidak butuh pemimpin yang banyak bicara, tapi mereka butuh yang banyak berbuat,” ujar Murad.
“Jangan lupa. Tanggal 27 November, datang ke TPS. Coblos nomor berapa?. Dua. Nomor dua ada di tengah-tengah,” tambah Cawagub Michael.
Sedangkan Paslon nomor urut 3, LAWAMENA lewat Calon Gubernur, Hendrik Lewerissa menegaskan, debat kedua ini bagi masyarakat Maluku adalah kesempatan terbaik bagi rakyat Maluku untuk menyimak visi misi calon kepala daerah.
Dikatakan, pasangan LAWAMENA telah memaparkan dari kedalaman hati yang jujur, rencana dan program yang akan dilakukan lima (5) tahun kedepan.
“Jika kami mendapat mandat dari rakyat untuk memimpin provinsi ini 5 tahun kedepan program kami program yang sederhana, realistis tapi terkait kepentingan yang mendesak di masyarakat,” urai HL, sapaan akrab Lewerissa.
Selain Pilgub Maluku, 27 November nanti juga akan dilakukan pemilihan Bupati-Wakil Bupati dan Walikota-Wakil Walikota. Sebab itu, LAWAMENA kata HL, menghimbau kepada seluruh rakyat Maluku agar dewasa dalam berpolitik.
“Kita berpengalaman mengikuti Pilkada beberapa kali dan terbukti Maluku aman dan dama. Kita menunjukkan tradisi berpolitik yang matang. Kita sampaikan kepada orang lain dan dunia dan daerah-daerah lain bahwa Maluku bisa laksanakan Pilkada dengan baik,” tambahnya.
“Kita akan berkoordinasi dengan pemimpin-pemimpin di Kabupaten/Kota, jika terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur.
Karena itu jangan lupa tanggal 27 nanti bapak ibu dan saudara sekalian yang kami hormati, kami kasihi, tentukanlah pilihan terbaik kepada pasangan LAWAMENA nomor urut 03,” sambung Hendrik.
LAWAMENA tambahnya, berkomitmen untuk menjadi pelayan bagi kepentingan rakyat dan daerah Maluku. Sebab kekuasaan bagi LAWAMENA bukan untuk bermegah dan mendzolimi orang lain. Tapi LAWAMENA akan menggunakan itu sebagai legitimasi untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, menghadirkan kesejahteraan dan keadilan masyarakat di Maluku.
“Mohon doa restu bagi pasangan LAWAMENA bapak/ibu semua. Jangan lupa dukungan bagi kami. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa menyertai perjuangan LAWAMENA dan kita semua,” pungkasnya. (NS)



