Bawa Tim Terbaik, SBT Usung Misi Pertahankan Juara Festival Qasidah Maluku 2025
b6778eb2c64743a0a26852818656669b

AMBON,Nunusaku.id,- Sebagai juara bertahan, kontingen Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) datang ke Kota Ambon membawa kekuatan terbaiknya di ajang pemilihan Duta Qasidah Provinsi Maluku tahun 2025 pada 8-10 Oktober.

Dibawah komando Wakil Bupati selaku  Ketua Umum DPD LASQI Nusantara Jaya SBT, M. Miftah T.R. Wattimena, mereka mengusung misi optimis mempertahankan juara umum.

Dengan jumlah jumlah kontingen terbanyak mencapai 113 orang, terdiri dari 80 peserta dan official 23 orang, tak satu pun mata lomba terlewatkan.

Para duta dari Bumi Ita Wotu Nusa  mengikuti kategori lomba masing-masing, bintang vocalis anak-anak putra-putri, pop religi, remaja putra-putri, bintang vocalis dewasa putra-putri, group rebana klasik remaja putra, pop religi anak-anak putra-putri, rebana Klasis dewasa putri, bintang vocalis remaja putra-putri, rebana klasik remaja putri dewasa putra, pop religi dewasa putra-putri, kontemporer, dan Fashion show anak-anak putra-putri, dan samrah.

Rasa percaya diri membumbung tinggi sudah terlihat tatkala kontingen SBT sudah menjadi sorotan pada pembukaan festival yang dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath. Ada semangat kolaborasi dan pesan kebersamaan lintas daerah.

Ketua Kontingen SBT, M. Miftah T.R. Wattimena menyatakan, pihaknya datang ke ajang ini dengan semangat tinggi untuk kembali mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.

“Kami membawa komitmen kuat mempertahankan prestasi yang telah diraih pada tahun 2022. Target kami tetap menjadi juara umum, sekaligus menunjukkan bahwa SBT konsisten mencetak generasi muda yang mencintai seni Islami,” tegasnya.

Wattimena menambahkan, seluruh peserta telah melalui proses seleksi ketat di tingkat kabupaten sebelum diberangkatkan ke Ambon.

“Kami datang bukan hanya untuk bertanding, tetapi juga membawa misi kebersamaan dan dakwah melalui seni. Semua peserta sudah dipersiapkan secara matang,” ujarnya.

Kontingen SBT juga tampil mencolok dengan busana khas tenun berwarna hijau dan hitam, melambangkan harapan, kekuatan, dan identitas budaya daerah.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Qasidah bukan hanya tentang lagu dan irama, tapi juga ekspresi budaya dan kebanggaan daerah,” tutur Wattimena.

Secara keseluruhan, ajang ini diikuti 363 peserta dari enam kabupaten/kota, masing-masing Kabupaten Buru (34 peserta), Buru Selatan (12 peserta), Seram Bagian Barat (60 peserta), Seram Bagian Timur (113 peserta), Maluku Tengah (54 peserta), dan Kota Ambon (89 peserta). Para peserta akan berkompetisi dalam 17 kategori lomba, termasuk satu kategori eksibisi fashion show.

Festival Qasidah Maluku 2025 mengusung tema “Festival Seni Islam Sebagai Wadah Ekspresi dan Prestasi”, yang bertujuan memperkuat peran seni Islami sebagai sarana pembinaan karakter, dakwah, dan pelestarian budaya di Maluku.

Dengan jumlah peserta terbanyak dan semangat tinggi, SBT bertekad pulang dengan membawa kembali piala juara umum dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. (NS)

Views: 17
Facebook
WhatsApp
Email