Bakal Ditertibkan Pemkot, Pedagang Ambon Plaza Mengadu ke DPRD
depan-ambon-plaza

AMBON,Nunusaku.id,- Puluhan pedagang pakaian yang berjualan di kawasan parkiran samping Ambon Plaza (Amplaz) mengadu ke wakil rakyat di Komisi II DPRD Kota Ambon, Selasa (10/6).

Pasalnya, mereka akan ditertibkan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon pada 12 Juni mendatang, lantaran rencana proyek mall pelayanan publik akan berjalan.

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Ambon, Hadianto Djunaidi menyebut, pihaknya menerima aspirasi 39 pedagang pakaian area luar Amplaz yang rencananya akan dipindahkan atau direlokasi Pemkot ke tiga pasar tradisional.

“Tiga pasar yaitu gotong royong, Tagalaya dan gedung putih. Itu tiga lokasi yang disiapkan Pemkot untuk merelokasi 39 pedagang di area parkir Amplaz,” sebut Hadi usai bertemu para pedagang, Selasa (10/6).

Alasan relokasi dari tempat itu menurut dia, karena bangunan Ambon Plaza nantinya akan digunakan sebagai mall pelayanan publik, sehingga kapasitas atau daya tampung parkiran pasti akan meningkat kedepan.

“Ruang yang ditempati pedagang diluar itu nanti akan dipakai sebagai lahan parkir baru. Tapi menurut pedagang selama ini lahan parkir masih tersedia, luas. Bisa dipakai pengendara,” jelas Hadi.

Namun dikatakan, para pedagang mengeluh jika lokasi yang disiapkan itu sangat tidak representatif untuk mereka melakukan aktivitas jual beli sesuai spesifikasi dagangan mereka.

“Mereka keberatan. Sebab disana bercampur baur dengan pedagang non jualan pakaian. Mereka ingin betul-betul jika lokasi yang disiapkan hanya khusus dagang pakaian saja,” urai politisi Hanura itu.

Apalagi, tambah Hadi, selama berjualan disitu, para pedagang tidak pernah lalai memberi berkontribusi bagi daerah melalui pembayaran retribusi. Sehingga pemerintah wajib memperhatikan mereka, dengan deadline waktu hanya dua hari.

“Pedagang ini memberi kontribusi PAD bagi daerah. Maka pemerintah mesti melindungi mereka secara baik, memfasilitasi. Selama ini juga pemerintah tarik retribusi. Sehingga pemerintah harus siapkan tempat yang representatif untuk mereka jualan. Sedangkan lokasi untuk relokasi belum selesai,” akunya.

Menindaklanjuti aspirasi para pedagang yang merupakan warga kota Ambon itu, Hadi mengaku, komisi akan memanggil dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) dan pihak pengelola Ambon Plaza untuk rapat kerja.

“Besok kita panggil kedua pihak itu, untuk membicarakan persoalan yang disampaikan para pedagang. Mungkin ada solusi-solusi alternatif yang bisa ditempuh, akan kita carikan besok,” pungkasnya. (NS)

Views: 8
Facebook
WhatsApp
Email