Apresiasi Peraih Kalpataru Lestari, Pemkot Ambon Suguhi Uang Pembinaan 5 Juta
kalpataru

AMBON,Nunusaku.id,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memberikan apresiasi kepada Wutmaili Romuty,  peraih Kalpataru Lestari dalam apel pagi bersama di halaman parkir Balaikota Ambon, Senin (22/06/26).

Penghargaan berupa penyerahan trophy dan dana pembinaan sebesar Rp 5 juta diserahkan langsung Wakil Walikota Ambon (Wawali), Ely Toisuta, didampingi Plt Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Robby Sapulette.

Wawali menyampaikan kebanggaan atas prestasi Romuty yang dinilai berhasil membawa nama baik Kota Ambon hingga tingkat nasional melalui berbagai inovasi pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti persoalan sampah dapat diatasi apabila masyarakat memiliki kemauan serta kreativitas dalam memanfaatkan limbah menjadi produk yang bernilai guna.

“Berbagai inovasi yang dilakukan Roumuty menunjukkan pengelolaan sampah bukan hal yang mustahil. Beliau mampu mengubah limbah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan menginspirasi banyak orang,” kata Ely.

Selain mengapresiasi Romuty, Wawali juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tetap menjaga disiplin kerja dan tidak mengabaikan pelayanan publik meski tengah menikmati suasana Piala Dunia. Sebab tanggungjawab sebagai pelayan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama.

Tak lupa, orang nomor dua di kota Ambon itu kembali ingatkan pentingnya tindaklanjuti hasil pemeriksaan keuangan daerah oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saya minta segera selesaikan rekomendasi dan temuan yang masih menjadi catatan dalam jangka waktu yang telah ditentukan,” pintanya.

Sementara itu, Wutmaili Romuty selaku penerima penghargaan Kalpataru Lestari, mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia menjelaskan, perjalanan pengabdiannya di bidang lingkungan telah dimulai sejak menerima penghargaan Kalpataru pada 2018 lalu.

Romuty mengatakan, kawasan yang kini menjadi lokasi edukasi pengelolaan sampah di Kelurahan Batu Meja sebelumnya merupakan area bekas longsoran sampah pada tahun 2011.

“Masalah utama sampah bukan terletak pada limbah itu sendiri, melainkan pada karakter manusia dan minimnya pemanfaatan teknologi sederhana dalam pengelolaannya,” tandasnya.

Kedepan, Romuty berkomitmen terus mendukung program Pemkot Ambon melalui edukasi dan pendampingan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (NS-02)

Views: 1
Facebook
WhatsApp
Email