
Jakarta,Nunusaku.id,- Partai NasDem yang dikomandoi Surya Paloh masih teguh di jalan juang restorasi atau gerakan perubahan Indonesia.
Hal itu ditandai dengan mengumpulkan anggota DPRD dari tiga wilayah yakni Provinsi Aceh, DKI Jakarta dan Maluku dalam bimbingan teknis (Bimtek) selama tiga hari, 7-9 November 2025.
Empat anggota dewan dari Kota Ambon pun turut ambil bagian dalam kegiatan penting dan strategis bertema “Laboratorium Gerakan (Laga) Perubahan” yang dirangkai dengan pendidikan politik (Dikpol) bagi pengurus dan kader NasDem ketiga wilayah di kampus Akademi Bela Negara (ABN) Pancoran-Jakarta Selatan.
Keempat wakil rakyat itu ialah Morits Tamaela, Ketua DPRD Ambon, Nathan Palonda Ketua Fraksi, Ketua Badan Kehormatan (BK) Jacoba Lekahena dan Bodewyn Mailuhu.
Wakil ketua umum (Waketum) NasDem, Saan Mustopa saat membuka kegiatan menegaskan, Laga Perubahan bukan sekadar pelatihan biasa.
Kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembelajaran dan konsolidasi kader dari berbagai daerah untuk memperkuat semangat gerakan perubahan yang diusung partai.
“Melalui Laga Perubahan, kami ingin kader NasDem di seluruh Indonesia bisa memahami persoalan masyarakat secara utuh, bukan sepotong-sepotong. Ini tentang membangun kesadaran bersama untuk melayani dengan hati,” ujar Saan, Jum’at.
Laga Perubahan merupakan program berkelanjutan Partai NasDem yang memadukan pelatihan politik, komunikasi publik, serta literasi kebangsaan.
Tujuannya agar kader miliki kemampuan analisis dan strategi gerakan yang lebih tajam dalam menjawab tantangan di daerah masing-masing.
Saan mengaku, kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara rutin di berbagai wilayah sebagai bentuk komitmen partai terhadap penguatan struktur dan kaderisasi.
“Kami terus memberi arahan kepada seluruh kader agar berpikir dan bertindak sebagai satu bangsa. NasDem tidak ingin terjebak pada sekat daerah, tapi menjadi jembatan yang mempersatukan,” tegasnya.
“Tekad kami sederhana tapi kuat: memastikan setiap kader NasDem di daerah bisa hadir di tengah masyarakat, membawa solusi, dan menjadi bagian dari perubahan positif,” tutup Wakil Ketua DPR-RI itu.
Sementara, Ketua DPRD Kota Ambon, Morits Tamaela menyebut, semangat perubahan yang diusung NasDem bukan hanya slogan, tetapi langkah nyata untuk menghadirkan politik yang berorientasi pada pelayanan publik dan perubahan terutama bagi masyarakat Kota Ambon yang aspirasinya diwakili empat wakil rakyat NasDem.
“Ini kegiatan internal yang sesungguhnya menguatkan kapasitas dan kapabilitas kami berempat sebagai wakil rakyat dari partai NasDem untuk terus ada di garda terdepan memperjuangkan suara dan aspirasi masyarakat. Sebab kami ada sampai saat ini, karena masyarakat Kota Ambon,” sebut Tamaela yang juga Ketua DPD NasDem Ambon itu.
Dalam pembukaan “Laga” Perubahan yang berupa Bimtek dan Dikpol, Ketua DPW NasDem Maluku Hamdani Laturua didapuk memberi sambutan. Hal itu tentu menegaskan posisi dan kualitas kader NasDem di Maluku yang cukup diperhitungkan di kancah nasional.
“Sebagai pimpinan wilayah, kami berharap selama Laga Perubahan baik Bimtek maupun Dikpol, para wakil rakyat dan pengurus serta kader NasDem di Maluku mengikuti dengan sungguh-sungguh sehingga membuat mereka semakin matang, kuat dan solid untuk membawa perubahan di Maluku lewat perannya masing-masing baik di legislatif maupun struktur partai,” kunci Hamdani.
Sejumlah materi strategis diterima keempat wakil rakyat Kota Ambon dan Kabupaten/Kota se-Maluku bersama enam anggota DPRD Provinsi.
Seperti yang disajikan Ketua Komisi II DPR-RI Dr. Rifqinizamy Karsayuda, MH dengan materi “peran strategis anggota legislatif daerah dalam menyikapi dinamika kebijakan TKD dan mendorong kemandirian fiskal daerah”.
Di materi ini, mayoritas wakil rakyat dari bumi Raja-raja termasuk Ketua DPRD Ambon Morits Tamaela memberi pendalaman terutama mengungkap fakta-fakta tentang kebijakan pusat terkait dana transfer ke daerah yang merugikan Maluku, termasuk Kota Ambon. (NS)





