
AMBON,Nunusaku.id,- Hasil penghitungan perolehan suara pemilihan umum (Pemilu) baik pemilihan Presiden maupun legislatif di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) telah tuntas direkapitulasi pada tingkat provinsi Maluku, Rabu (12/3).
Meskipun banyak catatan dan tanggapan dari Bawaslu Maluku maupun para saksi partai politik (Parpol) serta Presiden, namun rapat pleno yang dipimpin Ketua KPU Maluku Syamsul Rifan Kubangun itu akhirnya mengesahkan hasil PPWP, DPD-RI, DPR-RI maupun DPRD Provinsi untuk tingkat Kabupaten SBB.
Dimana hasilnya, pada DPD-RI, senator Novita Anakotta unggul telak dengan jumlah 24.341 suara, diikuti senator lainnya, Ana Latuconsina yang meraup 17.762 suara.
Menariknya, posisi pemenang ketiga ditempati Bisry As-Shidiq Latuconsina dengan raihan 11.856 suara. Ketua Pemuda Pancasila Provinsi Maluku itu unggul tipis atas kompetitornya yang juga petahana, Nono Sampono dengan 11.587 suara dan 8740 suara milik Mirati Dewaningsih.
Sementara di DPR-RI, Caleg petahana dari PKS Saadiah Uluputty keluar sebagai pemenang dengan meraih 18.303 suara, akumulasi 21.763 suara partai. Diikuti isteri Gubernur Maluku, Widya Pratiwi dari PAN yang mendulang 20.697 akumulasi suara partai dengan personal 17.041 suara.
Pemenang ketiga ditempati petahana Hendrik Lewerissa dari Gerindra yang sukses menyumbang 11.640 suara dengan akumulasi partai 16.849 suara.
Hasil menarik justru terjadi di DPRD Provinsi dapil Maluku 5 (SBB), yakni tumbangnya anak mantan Bupati SBB, almarhum Yasin Payapo, Iqbal Payapo yang maju untuk periode kedua DPRD Maluku dari Hanura. Iqbal hanya meraih 1.285 suara.
Raihan suara itu malah menempatkannya di posisi kedua internal karena pesaingnya di nomor urut 1, meraih 1972 suara. Namun akumulasi suara partai hanya 3781 tak mampu pertahankan kursi Hanura di “Senayan Karang Panjang-Ambon”.
Nasib Iqbal, turut diikuti Srikandi PKS yang juga petahana DPRD Maluku, Turaya Samal. Memang, Ketua Fraksi PKS itu meraih signifikan 3.478 suara personal. Namun dengan akumulasi suara partai 10.076 tak mampu meloloskan dia dan partainya untuk pertahankan kursi.
Sebab jika dilihat dari akumulasi suara partai lain, PKS hanya ada di urutan keenam. Kalah bersaing dengan 9396 suara milik petahana Asri Arman Demokrat (18.980) suara, PDI Perjuangan (17.517) suara dengan La Nyong peraih suara terbanyak 6753, Gerindra dengan jagonya petahana Hatta Hehanussa yang peroleh suara personal 11.471 suara, (16.793) suara akumulasi.
Kemudian NasDem dengan jagonya mantan Wakil Bupati SBB, Timotius Akerina di kursi keempat dengan raihan suara personal 7893, akumulasi (13.930) suara partai dan terakhir PAN yang mendapat kursi terakhir dengan akumulasi 13.549 suara lewat sumbangsih 6.768 suara dari Ibrahim Ruhunussa sebagai pemenang di internal.
Diketahui, untuk komposisi kursi di DPRD Maluku Dapil Maluku 5 memperebutkan lima (5) kursi. Selain dua petahana yang masih lolos dan dua gagal, satu nama lain dari PDI Perjuangan Samson Atapary yang berstatus petahana di Pileg 2024 ini tidak ikut berkontestasi. (NS)



