AMKEI Kutuk Keras Dugaan Ancaman Umar Kei ke Pj Bupati Malra
AMKEI

AMBON,Nunusaku.id,- Viralnya rekaman suara yang diduga Umar Ohoitenan alias Umar Kei di jagad media social (Medsos) yang berisi penghinaan disertai ancaman terhadap Penjabat Bupati Maluku Tenggara (Malra), Samuel Huwae memantik reaksi dari berbagai elemen masyarakat, salah satunya DPP Anak Muda Kepulauan Evav Indonesia (AMKEI).

Mereka berada di pihak Pj Bupati dan mengutuk keras tindakan Umar Ohoitenan yang dinilai bertentangan dengan adat dan adab. Pernyataan sikap resmi organisasi pun dikeluarkan organisasi yang dipimpin Jhon Refra alias John Kei itu menyikapi persoalan tersebut.

Lewat siaran pers DPP AMKEI yang didapat media ini, Selasa (14/1/25) menyebut, terkait kegaduhan yang terjadi di Kabupaten Maluku Tenggara atas pernyataan tidak terpuji yang disampaikan Umar Ohoitenan, maka AMKEI Indonesia perlu menyampaikan sikap organisasi mewakili ketua umum AMKEI Indonesia dan masyarakat adat Kei Maluku Tenggara.

Pertama, AMKEI Indonesia mengutuk keras perbuatan hina dan tercela yaitu pengancaman yang dilakukan oleh Umar Ohoitenan terhadap Pj Bupati Maluku Tenggara, Samuel Huwae.

Kedua, AMKEI Indonesia menyatakan bahwa perbuatan tersebut sangat bertentangan dengan nilai dan norma yang ada pada masyarakat adat Kei, Maluku Tenggara.

Ketiga, AMKEI Indonesia bersama masyarakat adat Kei, Maluku Tenggara mendukung penuh Pj Bupati Maluku Tenggara Samuel Huwae dalam langkah beliau membuat laporan pada Polda Maluku.

Keempat, AMKEI Indonesia mendorong aparat yang berwenang agar segera memproses laporan Samuel Huwae dan AMKEI Indonesia akan secara aktif mengawal proses pemeriksaan yang transparan atas laporan tersebut.

Kelima, AMKEI Indonesia mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dengan pernyataan Umar Ohoitenan yang telah menimbulkan kegaduhan dan merugikan seluruh masyarakat adat Kei, Maluku Tenggara.

Keenam, AMKEI Indonesia akan mengambil langkah lanjutan yang dirasa perlu dan berdasarkan hukum untuk melindungi nilai dan norma masyarakat adat Kei, Maluku Tenggara.

Diketahui, dalam rekaman yang beredar luas di media sosial, diduga suara Umar Kei mengancam hingga memaki Pj Bupati Malra diduga melalui saluran telepon.

“Kau punya hati tulus apa, kau ganti Pejabat disana kau tau keadaan di Kei sana, babi kau bangsat kau, biadap kau,” ancam Umar Kei diduga melalui saluran telepon.

Dia menuding, Huwae memiliki maksud terselubung. ”Saya dapat kau, pasti kau dapat bala dari saya, kau dengar itu, saya dapat kau pasti kau dapat pukul atau kau dapat potong,” ancamnya.

“Kau dengar itu, kau pegang itu,”pungkasnya.

Diduga ancaman Umar Kei berhubungan dengan Pj Bupati Malra melakukan pergantian Pj Ohoi (Desa) yang telah berakhir masa jabatannya. (NS)

 

Views: 15
Facebook
WhatsApp
Email