
AMBON,Nunusaku.id,- Guna mengamankan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Polda Maluku akan menggelar Operasi Ketupat Salawaku tahun 2024 selama 13 hari terhitung sejak 4 April hingga 16 April 2024.
Operasi Ketupat Salawaku 2024 dihelat dengan pengerahan sebanyak 7 satuan tugas (Satgas). Diantaranya Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Kamseltibcarlantas, Satgas Gakkum, Satgas Tindak, Satgas Humas dan Satgas Banops.
Akan tetapi, sebelum menjalani operasi tersebut, Polda Maluku terlebih dahulu memberi pelatihan kepada para personel di Rupattama Mapolda Maluku, Kamis (28/3/24).
Pelatihan Pra Operasi Ketupat Salawaku mengusung tema “Melalui Latihan Pra Operasi Kita Tingkatkan Kemampuan dan Profesionalisme Polri Dalam Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 H Tahun 2024 Guna Memelihara Keamanan Dalam Negeri”.
Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif melalui Karo Ops Kombes Pol Asep Saepudin katakan, perayaan Idul Fitri 1445 Hijriah merupakan salah satu hari besar keagamaan bagi umat Muslim di seluruh dunia termasuk di Indonesia dan Provinsi Maluku.
“Untuk menciptakan stabilitas Kamtibmas yang aman, nyaman dan kondusif menjelang, saat berlangsung dan pasca perayaan lebaran, Polri secara nasional termasuk di wilayah hukum Polda Maluku akan laksanakan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Ketupat Salawaku 2024,” jelasnya.
Momen jelang puncak lebaran, masyarakat Maluku kerap melakukan berbagai kegiatan religius dalam bentuk mudik lebaran, ziarah, berwisata maupun silaturahmi ke sanak saudara, sahabat maupun kerabat terdekat,” katanya.
“Jadikan pelatihan ini sebagai sarana bertukar pikiran dan menambah wawasan serta pengetahuan sehingga dapat menjadi bekal dalam pelaksanaan tugas Operasi Ketupat Salawaku 2034 dan hindari perbuatan yang dapat menurunkan citra dan martabat Polri,” pintanya.
Pada kesempatan itu, Direktur Polairud Polda Maluku, Kombes Pol Handoyo Santoso, juga mengingatkan para personel yang terlibat dalam Ops Ketupat Salawaku 2024 agar dapat menyampaikan himbauan Kamtibmas kepada masyarakat pesisir.
“Mengingat cuaca di Maluku akhir-akhir ini cukup ekstrem, agar seluruh personel dapat menghimbau masyarakat untuk berhati-hati khususnya yang akan berangkat masuk keluar Provinsi Maluku maupun antar Kabupaten Kota di Maluku,” pintanya. (NS)



