
AMBON,NUNUSAKU.ID,– Ketua Penyelenggara Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD I Partai Golkar Maluku, Rohalim Boy Sangadji (RBS), mendapat apresiasi atas pelaksanaan tugas dan tanggungjawabnya dalam menyukseskan agenda pelantikan pengurus dan Rakerda Golkar Maluku periode 2025-2030.
Kesuksesan kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (7/11/6) tersebut dinilai tidak terlepas dari kerja keras panitia dibawah koordinasi RBS.
Apalagi, agenda politik internal partai tersebut dihadiri langsung Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia, Sekretaris Jenderal M. Sarmuji, serta sejumlah petinggi DPP Golkar yang juga menjabat Menteri Kabinet Merah Putih.
Turut hadir Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wakil Gubernur Maluku, serta Walikota Ambon Bodewin M. Wattimena.
Apresiasi datang dari Akademisi Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Ambon, Dr. Hobarth W. Soselisa, S.Sos., M.Si. Dia menilai, pelantikan pengurus dan Rakerda Golkar Maluku berjalan dengan baik berkat “tangan dingin” RBS.
Menurut Soselisa, keberhasilan kegiatan itu hasil kerja kolektif panitia yang menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, terutama Ketua Penyelenggara RBS.
“Panitia bekerja dengan baik dengan penuh tanggungjawab, terutama Ketua Penyelenggara. RBS telah menunjukkan semangat kerja yang luar biasa,” ungkap Soselisa kepada media ini, Minggu (8/11).
Karakter Kepemimpinan RBS yang Low Profile Bukti Kuat
Soselisa menilai, suksesnya pelantikan dan Rakerda menunjukkan adanya kerja koordinasi dan persiapan yang melibatkan banyak pihak. Dalam konteks itu, RBS dinilai telah menjalankan mandat partai sebagai Ketua Penyelenggara dengan baik.
Karena itu, menurutnya, apresiasi patut diberikan kepada RBS atas tanggungjawab yang telah diemban hingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana.
Ia juga menyoroti kehadiran Ketua Umum Bahlil Lahadalia bersama Sekjen dan jajaran petinggi DPP Partai Golkar. Kehadiran para pimpinan pusat tersebut menjadi bagian penting dari momentum konsolidasi Golkar di Maluku.
Lebih jauh, Soselisa melihat RBS memiliki karakter kepemimpinan tersendiri. Sikapnya yang low profile dalam mendukung kepemimpinan Umar Lessy sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Maluku dinilai turut memberikan warna dalam dinamika organisasi.
“RBS memiliki warna tersendiri. Gayanya yang low profile dalam mendukung kepemimpinan Umar Lessy sebagai Ketua DPD, telah membuat Golkar Maluku semakin menarik di mata publik dan kian populer,” ujarnya.
Pelantikan Jadi Momentum Konsolidasi Kader
Sementara itu, dalam laporan pelaksanaan kegiatan, RBS menegaskan, pelantikan pengurus dan Rakerda DPD I Golkar Maluku bukan sekadar agenda seremonial organisasi, melainkan momentum strategis untuk perkuat konsolidasi dan menyatukan langkah seluruh kader menghadapi agenda politik 2029 dan 2031.
RBS menjelaskan, kegiatan itu dipersiapkan melalui berbagai tahapan koordinasi serta pemenuhan kebutuhan teknis. Meski pelantikan sempat alami beberapa kali penundaan, seluruh persiapan akhirnya dapat dirampungkan dalam waktu satu minggu setelah adanya arahan dari DPP Golkar.
“Panitia dibentuk berdasarkan keputusan DPD I Golkar Maluku. Walau pelantikan mengalami beberapa kali penundaan, tetapi seluruh persiapan akhirnya dirampungkan setelah adanya arahan dari DPP Golkar,” jelas RBS.
Ia mengakui, keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut tidak lepas dari dukungan dan kerjasama berbagai pihak, terutama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku.
Atas dukungan tersebut, panitia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelantikan dan Rakerda.
“Secara khusus, penghormatan kepada Ketua Umum Golkar beserta rombongan yang hadir di Bumi Raja-Raja. Kehadiran Ketua Umum, Sekjen, dan jajaran DPP bukan sekadar memenuhi agenda organisasi, tetapi juga menjadi kehormatan sekaligus momentum penting bagi keluarga besar Partai Golkar di Maluku,” tandasnya.
RBS berharap kehadiran serta arahan Ketua Umum dapat memberi energi baru bagi seluruh kader, memperkuat solidaritas, serta membangkitkan semangat dan militansi untuk terus membangun organisasi dan memperkuat konsolidasi partai di Maluku. (NS)




