Airmata Haru & Bangga Orangtua Warnai Pelantikan 89 Bintara Remaja di Maluku
oppo_2

AMBON,Nunusaku.id,- Setelah menjalani proses Pendidikan dan Pembentukan Bintara (Diktuba) Polri gelombang pertama tahun anggaran 2024 di SPN Polda Maluku, 89 Remaja Bintara akhirnya dilantik sebagai anggota Polri.

Pelantikan dilakukan Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif bertepatan dengan upacara penutupan Diktuba, yang disaksikan pejabat utama (PJU) dan para orang tua Bintara Remaja di lapangan Tahapary-Tantui Ambon, Kamis (11/7).

Prosesi tersebut ditandai dengan pelepasan tanda siswa SPN dan penyematan pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda) di pundak oleh Kapolda, diikuti pengucapan sumpah dan janji oleh ke-89 Bintara Remaja Polri, serta penandatanganan pakta integritas.

Suasana formal seketika pecah dan berubah jadi haru. Tatkala dua Bintara Remaja Polri melantunkan lagu Ambon yang dipopulerkan JP Band “Mama Pung Sombayang” di lapangan upacara depan Kapolda dan PJU.

Jelang akhir lagu, keduanya kemudian berpencar dan mencari orang tua masing-masing yang ada di tenda, untuk bersimpuh di kaki dan berpelukkan sebagai tanda terima kasih dan penghormatan.

Tak lama setelahnya, para orang tua dan keluarga langsung bergegas mencari anak-anak mereka ke-87 Bintara Remaja Polri lainnya yang berdiri jejer di barisan. Isak tangis tanda sukacita sekaligus bangga tak terelakkan.

Di momentum tersebut, dari ke-89 Bintara Remaja yang baru dilantik, terlihat ada anak dari sejumlah anggota Polda Maluku serta anggota TNI aktif yang kebetulan mengenakan seragam dinas lengkap, atau juga anak purnawirawan Polri, anak petani, anak nelayan, anak ASN dan sebagainya.

“Saya berucap syukur kepada Tuhan Yesus dan doa orang tua, rekan-rekan, saya bisa dilantik hari ini dan mendapat bonus medali peserta terbaik. Saya bangga, walau kedua orang tua saya petani, tapi bisa mensupport saya hingga menjadi seorang polisi,” kata Dominggus Sainfalak, Bintara Remaja asal Kepulauan Tanimbar, peraih berbagai medali penghargaan kategori terbaik.

Terlihat pula beberapa Bintara Remaja yang penuh bangga menenteng foto ayah atau ibunya yang telah tiada ditengah prosesi istimewa itu. Salah satunya, Bripda Zulfikar Mahulette.

“Ayah saya meninggal karena sakit tepat 1 Juli lalu di hari Bhayangkara atau hanya selang 10 hari waktu pelantikan. Pelantikan saya hari ini sebagai anggota Polri sebagai hadiah bagi almarhum, makanya saya juga bawa fotonya. Semoga almarhum bangga. Saya janji akan amanah sebagai abdi negara,” tandas pria kediaman Namlea-Buru itu.

Sementara itu, Kapolda Irjen Pol Lotharia Latif yang ikut menyalami dan berfoto dengan sejumlah Bintara Remaja menegaskan, ke-89 Bintara Remaja yang baru dilantik agar tidak memilih ditempatkan di Ambon saja. Namun harus siap diri dan mental untuk ditempatkan di 11 Kabupaten/Kota yang ada di Maluku, setelah jalani proses orientasi wilayah.

“Kita prinsipnya ini Polda Maluku, bukan Polda Ambon. Jadi tidak semua di Ambon (penempatan-red). Pasti yah 11 Kabupaten/Kota akan kita isi. Jadi polanya adalah yang Bintara Remaja ini akan sementara di Polda dulu, sambil orientasi wilayah. Seniornya yang nanti kita sebar ke Kabupaten/Kota,” tandas Lotharia.

Sesungguhnya menurut Lotharia, Polda Maluku sampai hari ini masih sangat berkekurangan personil. Dimana idealnya dengan wilayah Maluku yang kepulauan maka harus ada 12.000, tapi sekarang baru ada 8 ribu sekian plus 89 Bintara Remaja yang baru dilantik.

“Mereka nanti akan prioritaskan, tempatkan di Kabupaten/Kota yang masih sangat kurang. Selama Pilkada 27 November, mungkin akan kita BKO-kan, perbantukan. Tapi selesai angkatan ini, kita ke-Poldakan lagi agar mereka mengenal secara dalam lagi fungsi-fungsi. Mungkin di Reserse, Lalu Lintas, Sabhara dan sebagainya,” kuncinya. (NS)

Views: 3
Facebook
WhatsApp
Email