
AMBON,Nunusaku.id,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Jum’at (11/4/25) mulai menerapkan kebijakan tanpa kendaraan mobil dinas (Mobdin) ke kantor setiap Jum’at.
Kebijakan tersebut tak saja diperuntukkan pada level Walikota, Wakil Walikota dan Sekretaris Kota (Sekkot), namun juga bagi seluruh pimpinan OPD hingga ASN tanpa kecuali.
Dengan maksud untuk mengurangi kemacetan di ibukota provinsi Maluku ini, tetapi juga sebagai bagian efisiensi anggaran yang sementara berlaku di seluruh jajaran pemerintahan mulai dari pusat hingga ke daerah.
Walikota Ambon Bodewin Wattimena dengan menaiki motor Kawasaki Ninja hijau dengan nopol DE 5700 LA miliknya dari kediaman Halong Atas, dikawal beberapa motor, berkendara ke kantor Balaikota.
Sedangkan Wakil Walikota Ely Toisuta diantar sang suami dengan motor N-Max dari rumah jabatan di Karang Panjang ke kantor.
“Kebijakan ini bentuk dukungan terhadap efisiensi anggaran. Selain itu para pegawai Pemkot Ambon juga bisa turut merasakan kesulitan ekonomi yang dialami masyarakat saat ini,” sebut Walikota, Jum’at (11/4).
Namun kebijakan tersebut masih mendapat beragam tanggapan dari warga kota di platform media sosial Tiktok. Ada sebagian yang mengapresiasi kebijakan tersebut.
“Mantap Pa Walikota. hitung hitung mengurangi macet Pa. kereeen Pa,” tulis pemilik akun TikTok @Ita Wattimena293.
Sementara akun TikTok @elim2015heaven juga tak mau kalah berikan pujiannya. “cool job,” singkatnya.
Akan tetapi, ada sebagian warganet menilai, bahwa apa yang dilakukan Walikota dan Wawali serta kebijakannya itu, bagian dari pencitraan.
“Pencitraan tu boleh” saja,,tapi kalo berlebihan lay zg bagus,, tolong perhatikan lampu” jln Dolo,, lampu jln d gunung nona sana su zg kuat par manyala lay,,lampu” merah d dlm kota Amper samua su eror,” ujar @gavel_tattoo_art dalam akun TikTok miliknya.
Warga kota lain pengguna TikTok bilang, alangkah baik orang nomor satu di kota ini dan ASN naik sepeda atau angkot untuk berkantor.
“b pikir naik angkot.. klu tunjukan contoh coba yg merakyat pak,” imbuh akun @EVeRes’t juga di laman media sosial Tiktok.
“Harusnya naik sepeda baru mantap,” timpal pemilik akun TikTok @ Aburahman Kerderak di postingan. (NS)





