Penentuan 1 Syawal 1446/H Tunggu Hasil Sidang Isbat Kemenag
IMG-20250329-WA0005

AMBON,Nunusaku.id,- Hilal masih berada pada ketinggian -2,387 derajat dengan sudut elongasi 2,44 derajat atau belum terlihat di Kota Ambon-Maluku.

Karena itulah, 1 Syawal 1446/Hijriah 2025 Masehi akan ditentukan melalui hasil sidang Isbat oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI malam ini.

Hal itu dipastikan lewat pemantauan Rukyatul Hilal Awal Syawal yang dilakukan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Maluku bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maluku di kawasan Karang Panjang-Ambon, Sabtu (29/3) pukul 18.20 WIT.

Kepala Kemenag Maluku, H. Yamin mengaku, berdasarkan kesepakatan Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS), posisi ini belum memenuhi kriteria penetapan awal bulan Syawal.

“Hasil pengamatan ini kami laporkan ke Kemenag pusat dan menunggu hasil Sidang Isbat yang akan menentukan kapan 1 Syawal diumumkan Menteri Agama RI di Jakarta,” ujar Yamin.

Dengan hasil ini, umat Muslim di Maluku masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah terkait perayaan Idulfitri 1446/Hijriah.

Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath turut bersama memantau hilal dengan Kemenag dan BMKG. Juga perwakilan dari berbagai organisasi masyarakat seperti Nahdlatul Ulama (NU), Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Muhammadiyah Maluku. (NS)

Views: 3
Facebook
WhatsApp
Email