
AMBON,Nunusaku.id,- Wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) diguncang gempabumi tektonik, Selasa 18 Maret 2025 dini hari atau tepat pukul 02.32 WIT.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki kekuatan 6,0 SR. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,81° LS ; 130,11° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 53 Km arah Barat Laut Seram Bagian Timur, Maluku pada kedalaman 24 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar naik Seram Utara.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” tandas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono.
Dikatakan, gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Masohi dan Werinama dengan skala intensitas III MMI.
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” sebut Daryono.
Hingga pukul 03:10 WIT, berdasarkan hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya tiga (3) kali aktivitas gempabumi susulan atau aftershock, dengan magnitudo terbesar 4,4 SR.
“Kepada masyarakat dihimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa,” pungkasnya. (NS)





