
AMBON,Nunusaku.id,- Berdasarkan hasil pantauan Rukyat Hilal 1 Ramadhan 1446/H yang dilakukan BMKG Stasiun Geofisika Kelas IA Ambon, Kakanwil Kemenag Maluku dan stakeholder lainnya di Hotel Tirta Kencana Amahusu, Jum’at (28/2) petang, kondisi atau posisi hilal tidak terlihat di Kota Ambon.
Hal itu terjadi lantaran ditutup awan tebal sejak dimulainya pantauan pukul 16.15 WIT dan berakhir di pukul 18.45 WIT dengan menggunakan teleskop canggih milik BMKG.
Kepala Kakanwil Kemenag Maluku, M. Yamin menyebut, ketinggian hilal masih seperti awal yaitu berada pada titik 3,477 derajat. Dengan elongasi 3,69 derajat.
“Berdasarkan kesepakatan Majelis Pembina (Mabin), harus mencapai Elongasi yang ditentukan yaitu 6,3 derajat. Karena itu hasil Rukyatul Hilal di Maluku, kondisi alam berawan tebal pada ufuk dan hilal tidak terlihat,” jelasnya didampingi Kepala BMKG Stasiun Geofisika Ambon, Ketua MUI Maluku dan stakeholder lainnya.

Dengan tidak terlihatnya hilal di Maluku, Yamin pun mengimbau kepada seluruh masyarakat di Maluku agar sama-sama menunggu hasil sidang Isbat yang dilakukan oleh Kementerian Agama (Kemenag).
“Sekaligus sidang Isbat itu akan menyampaikan pengumuman 1 Ramadhan 1446/H 2025 Masehi oleh Menteri Agama,” pungkas Yamin. (NS)





