Umat Katolik di Ambon Nyalakan Lilin & Doa Bersama untuk Kesembuhan Paus Fransiskus
IMG-20250227-WA0006

AMBON,Nunusaku.id,- Kondisi bapa suci, Paus Fransiskus yang sementara kritis di Rumah Sakit Vatikan memantik perhatian dan kepedulian seantero umat Katolik seluruh dunia, termasuk di Provinsi Maluku.

Rabu, 26 Februari 2025 jam 8 malam pun menjadi waktu khusus bagi umat Katolik di seluruh Keuskupan Amboina untuk nyalakan satu lilin dan doa bersama bagi kesembuhan Paus.

Doa dipimpin Pastor Paroki Katedral, Pastor Paul Kalkoi, sedangkan berkat dan pengutusan oleh Uskup Diosis Amboina, Mgr Seno Ngutra di Gereja Katedral Ambon.

Ketua Seksi Komsos Keuskupan Amboina RD Eman Do menyebut, penyalaan lilin dan doa dibuat serentak di setiap Gereja Katolik, Seminari, Rumah Biara di seluruh wilayah Keuskupan Amboina.

“Itu dilakukan dengan satu intensi khusus yaitu mendoakan kesembuhan Paus Fransiskus. Dengan umat Katolik di seluruh dunia bersatu mendoakan kesembuhan Paus Fransiskus dan minta agar Tuhan membantu para dokter dan tenaga medis untuk proses pengobatan, perawatan Paus Fransiskus,” jelas RD Eman usai doa bersama.

Selain itu, lewat penyalaan lilin dan doa bersama juga akuinya, untuk memohon supaya Tuhan memberikan kekuatan, ketabahan kepada Paus Fransiskus agar selalu ada dalam peneguhan dan pengharapan iman yang besar bahwa Tuhan menghendaki semua orang mendapat kesembuhan dan keselamatan.

“Malam ini (kemarin-red) memang dibuat serentak doa bersama untuk kesembuhan Paus Fransiskus. Tapi setiap hari umat Katolik selalu mendoakan beliau. Di setiap Misa, di setiap Gereja, Kapela, orang Katolik mendoakan,” tandasnya.

Doa bersama serentak ini tambahnya, merupakan inisiatif Uskup Diosis Amboina, Mgr Seno Ngutra. Sebab pihaknya meyakini sesuai isi Alkitab bahwa “dua tiga orang percaya berkumpul, sepakat, meminta kepada Tuhan, pasti Tuhan dengar”.

“Kami berharap, kehendak Tuhan terjadi, Dia mendengar doa kami dan bapa suci Paus Fransiskus bisa lewati masa kritis dan mendapat pemulihan kesehatan kembali,” akui RD Eman.

Menyoal santer isu di media sosial berseliweran tentang kondisi Paus Fransiskus yang bahkan klaim telah meninggal, RD Eman akui wajar itu terjadi.

Sebab Paus Fransiskus merupakan tokoh dunia sehingga semua orang menaruh perhatian kepadaNya. Namun umat Katolik di Keuskupan Amboina khususnya diminta tidak cepat percaya info yang bukan dari sumber jelas dan benar.

“Jangan percaya informasi dari sumber yang tidak benar. Tidak bertanggung jawab. Harapan kami seperti itu khususnya kepada umat Katolik Keuskupan Amboina,” pungkasnya. (NS)

Views: 5
Facebook
WhatsApp
Email