
AMBON,Nunusaku.id,- Di sela-sela pelaksanaan Ret-ret atau pembekalan kepala daerah se-Indonesia di Akademi Militer (Akmil) Magelang-Jawa Tengah, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa (HL) mengumpulkan seluruh Walikota dan Bupati se-Maluku, Minggu (23/2).
Gubernur dan para Bupati/Walikota kompak mengenakan kemeja putih. Menurut HL, sebagai Gubernur dirinya berkepentingan kumpulkan Bupati dan Walikota se-Maluku untuk silaturahmi guna melihat “Maluku Pung Bae”.
“Mohon dukungan doa dari masyarakat Maluku agar katong samua bisa lewati kegiatan Ret-ret ini dengan baik hingga selesai,” ungkap Gubernur lewat video singkatnya yang diterima media ini, Minggu.
Selain itu, Gubernur HL di sela pertemuan itu juga memastikan tidak akan perlambat keluarnya rekomendasi untuk sesuatu yang baik dan positif karena visi Gubernur dan Bupati/ Walikota selaras yakni ingin perubahan bagi Maluku kedepan.
“Visi misi kita sebagai kepala daerah sama. Yakni ingin membuat perubahan untuk Maluku. Sehingga tidak ada alasan sebagai Gubernur memperlambat segala bentuk hal baik,” tegasnya.
“Beta pastikan buat bapak/bapak dong samua (Bupati/Walikota), beta tidak akan memperlambat proses itu. Apa yang menjadi kewajiban Gubernur untuk membuat rekomendasi, beta akan lakukan cepat. Beta akan fokus disitu, tidak ada alasan untuk perlambat,” jelas Gubernur.

Kedua, menurut Gubernur, tak kalah penting ialah koordinasi. Dimana silaturahmi ini merupakan forum koordinasi kepala daerah yang perlu intens dilakukan sebagai upaya mengkoordinasikan semua hal-hal substansial terkait kepentingan Maluku kedepan.
“Ini forum koordinasi kepala daerah. Kalau dirasa perlu setiap bulan sekali kita kumpul, berjumpa untuk koordinasi hal-hal penting terkait persoalan di Kabupaten/Kota yang perlu dicarikan solusi secara bersama,” terangnya.
Forum tersebut akunya, sangat penting. Sebab selama ini ada siklus koordinasi dan komunikasi yang tidak berjalan efektif dan efisien, membuat program dan anggaran tidak terserap membuat pembangunan tidak berjalan dengan baik. (NS)





